Rencana Proyek Pembangunan Kawasan Pendidikan di Kalumpang Padarincang Dibatalkan

banner 468x60

Suara Demokrasi | Kabupaten Serang- Isu adanya proyek pembangunan kawasan pendidikan yang direncanakan oleh Yayasan Cinta Diri Sejati/Cahaya Diri Sejati menjadi sorotan publik Banten, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Padarincang, kabupaten Serang, Provinsi Banten. Pasalnya, proyek tersebut ditentang KH Embay Sarif selaku tokoh Banten.

Alasan ditentang, karena dituding selain pihak pengembang proyek itu belum mengantongi surat izin resmi dan pada proses awal pembangunan akan berdampak pada lingkungan hidup. Seperti telah ada pekerjaan pengalihan jalur arus sungai Cikalumpang yang akan banyak efek dirugikan, terutama sawah – sawah disekitarnya yang membutuhkan aliran air dari sungai Cikalumpang tidak terairi. Serta pengrusakan alam disekitarnya dan pengurugan. Padahal tidak seperti itu faktanya. Begitulah yang disampaikan Wayang Hadi Kusumo selaku pengelola Yayasan Cinta Diri Sejati/Cahaya Diri Sejati terhadap awak media, diarea sungai Cikalumpang, Padarinang, Kabupaten Serang, Rabu (02/09/2026).

Menurut Wayang, tidak ada pengalihan arus sungai. Hanya membuka dua jalur arus sungai sementara untuk mencegah bendungan sungai Cikalumpang yang mengkhawitrkan dalam kondisi rusak tidak terawat, agar jangan hancur akibat hentakan dari tekanan deras air sungai.

“Saya tidak mengalihkan jalur arus sungai. Disebabkan melihat kondisi bendungan itu dalam keadaan rusak tidak terawat dan bila didiamkan lama – lama bendungan itu akan hancur akibat dari kencangannya benturan tekanan arus air terus menerus. Maka dari itu untuk mengantisipasi agar bendungan sungai Cikalumpang di Desa Kadu Bereum, Kecamatan Padarincang tidak hancur, saya berinisiatif membuka dua jalur. Tujuannya dengan adanya dua jalur arus air akan memecah gelombang dan merendahkan debit air hingga hentakan tekanan deras air yang mengalir tidak begitu kencang menghantam bendungan yang sedang dalam kondisi rapuh,” jelas Wayang Hadi Kusumo.

Begitu juga dengan isu pengrusakan alam dan adanya urugan, Wayan meluruskan kalau di area sungai Cikalumpang tidak ada perusakan alam dan pengurugan. Ada pun sebagai awal rencana pembangunan hanya sebatas membuka akses jalan menuju lokasi kawasan di sekitar area sungai Cikalumpang. Dan tidak ada bentuk pekerjaan pembangunan kawasan pendidikan.

Selanjutnya Wayang pun menegaskan bahwa tidak ada pengalihan jalur arus air sungai dan pengrusakan alam dan pengurugan di sekitar sungai Cikalumpang. Juga tidak ada pekerjaan pembangunan kawasan pendididikan. Yang ada juga inisiatif baik membuka dua jalur arus air di sungai untuk mencegah hancurnya bendungan yang dalam kondisi sedang rapuh rusak tidak terawat. Serta membuka akses jalan menuju area lokasi sungai Cikalumpang. Mengenai pembangunan kawasan pendidikan itu baru tahap rencana, dan tidak ada pekerjaan pembangunan.

“Karena hanya sebatas rencana pembangunan, belum tentu dilaksanankan pembangunan. Sudah berkali – kali saya katakan dibatalkan pada wartawan yang datang ke sini dan mempertanyakan seputar pembangunan kawasan pendidikan,” terang Wayang Hadi Kusumo, selaku pengelola Yayasan Cinta Diri Sejati/Cahya Diri Sejati. (Red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *