Awal Pekan Harga Minyak Terseret Sentimen Perang Dagang

Pada perdagangan Senin (30/9) waktu Amerika Serikat (AS) kemarin, harga minyak mentah dunia berakhir di zona merah. Pelemahan ini terjadi lantaran kekhawatiran investor terhadap permintaan minyak di tengah memanasnya tensi perang dagang AS dan China.

Mengutip Reuters, Selasa (1/10), harga minyak mentah berjangka Brent turun sebesar 1,8 persen ke level US$60,78 per barel. Pada minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) terjadi pelemahan lebih dalam yang mencapai 3,3 persen ke level US$54,07 per barel.

Sementara, sepanjang kuartal III 2019 harga minyak berjangka Brent anjlok hingga 8,7 persen. Ini merupakan penurunan terburuk sejak kuartal IV 2018 di mana Brent tertekan hingga 35 persen.

Sejalan, terpantau harga minyak mentah berjangka AS WTI juga turun sebesar 7,5 persen selama sembilan bulan pertama tahun ini. Gejolak harga minyak terjadi dikarenakan perang dagang AS dan China dikhawatirkan memangkas pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak.

China, sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia memberikan peringatan ketidakstabilan di pasar internasional dari perselisihan negaranya dengan AS. Hal ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump berniat menghapus seluruh perusahaan China di bursa saham AS.

“AS dan China masih jauh dari jenis perjanjian apa pun. Di sini ada kekhawatiran terhadap permintaan minyak,” ungkap Kyle Cooper, Analis Minyak IAF Advisors dikutip Selasa (10/1).

Sementara itu, Saudi Aramco, perusahaan pelat merah Arab Saudi mengaku telah mengembalikan kapasitas produksinya sama seperti sebelum serangan terhadap fasilitas minyak pada 14 September 2019 lalu.

Kapasitas produksi minyak milik Saudi Aramco telah kembali pulih menjadi 11,3 juta barel per hari (bph). Bahkan, manajemen memastikan bahwa pada bulan ini kapasitas akan mencapai 12 juta bph.

“Pengembalian pasokan minyak Arab Saudi yang lebih dari perkiraan ikut membebani harga,” ungkap Andy Lipow, Presiden Lipow Oil Associates.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20191001061859-85-435543/sentimen-perang-dagang-seret-harga-minyak-di-awal-pekan

Photo by Zukiman Mohamad from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *