Siti Nurbaya Bakar Segel 52 Perusahaan Pemilik Konsesi

Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengklaim telah menyegel 52 perusahaan pemegang izin konsensi dengan total luas area sekitar 8.931 hektare terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Detailnya adalah delapan perusahaan di Riau, dua perusahaan di Jambi, satu perusahaan di Sumatera Selatan, sembilan perusahaan di Kalimantan Tengah, dua perusahaan di Kalimantan  Timur dan 30 perusahaan lainnya di Kalimantan Barat,.

Di lain pihak, aparat juga tengah melakukan penyidikan terhadap lima perusahaan terkait dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan yaitu: PT. SKM (Kalbar), PT. ABP (Kalbar), PT. AER (Kalbar), PT. IFP (Kalteng) dan PT. KS (Kalteng).

“Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Polri dan Pemda, mengenai upaya penegakan hukum ini. Tindakan tegas diambil untuk melawan kejahatan karhutla yang kembali masif terjadi,” ungkap Siti, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/9) dikutip dari Antara.

Ia pun terus berkoordinasi dengan Kepala Daerah (Gubernur) Provinsi terdampak, dan meminta supaya tetap berkomunikasi pada rakyatnya.

Siti juga menyampaikan pesan untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa Pemerintah sedang dan akan terus bekerja keras mengatasi situasi karhutla dan dampak asap saat ini.

“Saat ini tim Satgas lapangan yang terdiri dari BNPB, TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api (MPA), swasta, Pemda, relawan, dan komunitas masyarakat lainnya yang membantu, akan fokus pada upaya pemadaman baik darat maupun udara,” ungkap dia.

“Presiden Joko Widodo telah berpesan bahwa sebaik-baiknya mengatasi ancaman karhutla adalah pencegahan. Namun saat api sudah membesar, tim Satgas tetap memiliki semangat pantang pulang sebelum padam,” aku dia.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923034654-20-432811/klhk-segel-52-perusahaan-pemilik-konsesi-terbanyak-di-kalbar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *