Senin Pagi Rupiah Menguat ke Level Rp14.162 per Dolar AS

Pada Senin (30/9) pagi nilai tukar rupiah berada pada level Rp14.162 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 0,16 persen ketimbang penutupan pada Jumat (27/9) yakni Rp14.172 per dolar AS.

Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia 0,04 persen, yen Jepang melemah 0,03 persen, won Korea Selatan melemah 0,02 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.

Di sisi lain, ada juga mata uang yang menguat seperti dolar Singapura sebesar 0,03 persen, peso Filipina sebesar 0,06 persen, baht Thailand sebesar 0,09 persen.

Mata uang negara maju seperti poundsterling Inggris menguat sebesar 0,01 persen terhadap dolar AS, namun euro dan dolar Australia masing-masing melemah 0,04 persen dan 0,14 persen terhadap dolar AS.

Ibrahim Assuaibi, Direktur Utama PT Garuda Berjangka menyebutkan bahwa perang dagang AS dan China masih menjadi sentimen utama bagi rupiah pekan ini.

Pada pekan lalu, diplomat top dari China menyebutkan bahwa China bersedia membeli lebih banyak barang buatan AS. Bahkan, negara tirai bambu tersebut mengatakan bahwa kedua negara sangat antusias dan menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan sengketa dagang kedua negara.

Hanya saja, pada Jumat (27/9) lalu, pemerintah AS mempertimbangkan untuk mengeluarkan perusahaan China yang melantai di bursa saham AS. Namun, sehari setelahnya, pejabat Kementerian Keuangan AS menyebutkan ide tersebut belum dipikirkan untuk saat ini.

“Namun dalam transaksi Senin, rupiah masih akan melemah akibat data eksternal yang masih mendominasi terutama di AS dan Inggris,” ungkapnya, Senin (30/9).

Ia memprediksi rupiah pada perdagangan Senin ini akan bergerak di kisaran Rp14.165 hingga Rp14.200 per dolar AS.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190930080754-78-435236/rupiah-menguat-ke-level-rp14162-per-dolar-as-di-senin-pagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *