IHSG Berpotensi Menguat Jelang Pertemuan AS-China

Diperikirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Senin (23/9). Mendekatnya pertemuan kesepakatan perdagangan antara AS-China meningkatkan optimisme di pasar. Rencananya, perwakilan dari kedua negara tersebut akan bertemu pada Oktober mendatang.

Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas mengucapkan secara teknikal, IHSG mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek.

“Beberapa sentimen global cukup positif untuk mendorong penguatan IHSG,” ungkap Dennies melalui riset tertulis, Senin (23/9).

Ia memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang support 6.190-6.210 dan resistance 6.254-6.278.

Di tengah potensi penguatan, ia menyarankan beli untuk saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp1.140 – Rp1.170 per saham dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga Rp4.300-Rp4.350 per saham.

Sejalan dengan Dennies, Lanjar Nafi, Analis Reliance Sekuritas menyebutkan IHSG akan menguat terbatas pada awal pekan ini. Ia memprediksi IHSG melaju di level 6.210-6.320.

“Secara teknikal IHSG berpotensi menguji target terdekat di kisaran 6.200,” jelasnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (20/9). IHSG terpantau koreksi. Indeks ditutup di level 6.231 turun 12,99 poin atau 0,2 persen. Dalam satu pekan IHSG turun cukup dalam 1,36 persen.

Mengutip Reuters, saham-saham utama Wall Street juga kompak turun pada penutupan perdagangan jum’at pekan lalu. Dow Jones turun 0,59 persen menjadi 26.934. Kemudian, S&P 500 turun 0,49 persen menjadi 2.991. Sedangkan Nasdaq Composite koreksi 0,8 persen menjadi 8.117.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190923064142-92-432838/jelang-pertemuan-as-china-ihsg-berpotensi-menguat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *