Geopolitik ‘Adem’, Rupiah Naik ke Rp14.153 dolar AS

Nilai tukar rupiah tercatat berada pada posisi Rp14.153 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (5/9) pagi. Posisi ini menguat sebesar 0,05 persen dibanding penutupan pada Rabu (4/9) yakni, Rp14.159 per dolar AS.

Pagi hari ini, mayoritas mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,01 persen, peso Filipina menguat 0,1 persen, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, ringgit Malaysia menguat 0,22 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,51 persen.

Sementara itu, di kawasan Asia hanya baht Thailand dan yen Jepang yang melemah terhadap dolar AS dengan nilai masing-masing 0,07 persen dan 0,02 persen.

Di sisi lain, pergolakan nilai tukar mata uang negara maju bervariasi terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,06 persen, tetapi euro tercatat stagnan dan dolar Australia menguat sebesar 0,11 persen terhadap dolar AS.

Ibrahim, Direktur Utama PT Garuda Berjangka menyebutkan bahwa pasar optimis setelah pergolakan politik di Inggris reda. Kemarin, Parlemen Inggris memperkenalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) baru supaya bisa menghentikan Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa aturan transisi (no-deal Brexit).

Sehingga, terdapat kemungkinan Inggris masih bisa cerai dari Uni Eropa dengan selamat dan memperpanjang tenggat waktunya menjadi Januari 2020.

Kendati demikian, meredanya ketegangan politik di Inggris bukan satu-satunya hal yang membuat pelaku pasar kembali percaya terhadap mata uang berisiko termasuk rupiah. Dikutip dari Reuters, investor juga bereaksi atas berita positif di Hong Kong dan Italia.

Untuk Hong Kong, pemimpin Hong Kong Carrie Lam telah menarik rencana aturan ekstradisi yang kemarin sempat menjadi pangkal kerusuhan di Hong Kong. Kemudian, dari Italia, Giuseppe Conte Perdana Menteri Italia memperkenalkan kabinet baru yang diharapkan bisa lebih mempererat hubungan dengan Uni Eropa.

“Dalam transaksi hari ini, rupiah kemungkinan masih akan menguat karena fundamental eksternal masih mendukung dengan range Rp14.145 hingga Rp14.200 per dolar AS,” terang dia.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190905084425-78-427667/geopolitik-adem-rupiah-menguat-ke-rp14153-dolar-as

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *