Enam Titik Panas di Sumatera Utara, Kabut Asap Selimuti Medan

Beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut) diselimuti oleh kabut asap diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (18/9).

Edison Kurniawan, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menuturkan wilayah Sumut yang terdampak kabut asap di antaranya adalah Kota Medan, Deliserdang, hingga Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kabut asap terpantau dari satelit Terra dan Aqua. Terdapat 6 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” ungkap Edison.

Pola angin di Sumut yang berhembus dari arah tenggara ke barat daya sehingga mengakibatkan wilayah-wilayah tersebut terdampak asap.

“Kita mengindikasikan kabut asap bertahan pada pagi hingga siang hari karena hujan akan terjadi pada malam hingga dini hari,” ucapnya.

Menurut pantauanĀ CNNIndonesia.com, jarak pandang di Medan mencapai 7 km pada pukul 13.00 WIB atau jam 1 siang.

Tidak hanya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, Kawasan Kabupaten Tapanuli Tengah hingga Asahan juga tidak luput dari kabut asap. Kabut asap bahkan membuat nelayan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah takut untuk pergi melaut.

“Kami sudah lebih dari sepekan tidak melaut, karena kabut asap. Apalagi nelayan di sini merupakan nelayan tradisional yang tak memiliki alat navigasi yang memadai,” ucap Saiful, salah seorang nelayan.

Menurutnya, jarak pandang nelayan sangat minim. Selama ini, para nelayan tradisional hanya mengandalkan jarak pandang untuk melaut karena tidak memiliki alat navigasi modern.

“Nelayan bisa saja melaut hingga ke tengah. Tapi, kami khawatirkan adalah jarak panjang yang semakin terbatas itu. Karena jarak pandang terbatas, nelayan bisa nyasar,” tandasnya.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190918175252-20-431661/sumut-punya-enam-titik-panas-kabut-asap-selimuti-medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *