Demo Lanjutan, Mahasiswa Hingga Buruh Tani Akan Datangi DPR

Rencananya aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil akan kembali diadakan di Jakarta. Aksi yang berpusat di Gedung DPR ini akan menghadirkan massa lebih besar dari aksi sebelumnya.

Demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar, pertama kali terlontar dari pihak mahasiswa, kemarin, seusai mengadakan pertemuan dengan beberapa anggota DPR.

Nabil, perwakilan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Nabil menyatakan aksi mahasiswa hari ini lebih besar karena diikuti oleh mahasiswa dari luar Jabodetabek.

“Besok pasti lebih banyak,” ungkap Nabil kemarin.

Pesan singkat ajakan demonstrasi telah menyebar luas di media sosial dan aplikasi percakapan.

Mahasiswa dari Universitas Diponegoro, Semarang, dan beberapa kampus lain di Jawa Tengah disebut akan ke Jakarta untuk bergabung dengan massa aksi di Gedung DPR. Estimasi massa dari Jawa Tengah mencapai sebanyak 5.000 orang.

Mahasiswa dari Jawa Barat dan Banten pun juga dikabarkan akan ke Jakarta. Isu yang digemakan oleh gerakan mahasiswa masih sama. Mereka menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), UU KPK, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan,.

Mahasiswa juga menyoroti beberapa persoalan seperti pelemahan KPK dan kebakaran hutan yang masih terjadi di beberapa daerah.

Dari elemen buruh, demo disebut juga akan diadakan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. Demo turut akan melibatkan massa dari elemen petani, masyarakat adat, dan perempuan.

Komite Nasional Pembaruan Agraria yang tergabung dalam Aliansi Hari Tani Nasional (HTN) 2019 menyatakan demo pada hari ini yang jatuh tepat di Hari Tani Nasional akan diikuti oleh 94 organisasi masyarakat.

Unjuk rasa akan menyuarakan beberapa tuntutan, terutama terkait agenda reforma agraria yang dianggap macet total.

“Lima tahun berjalan, agenda Reforma Agraria yang dijanjikan pemerintah macet total. Tanah-tanah petani dan rakyat yang telah lama dirampas oleh negara dan perusahaan tidak kunjung kembali,” ungkap Dewi Kartika, Koordinator HTN 2019 dalam keterangan resmi.

“Justru di lapangan, perampasan tanah dan kriminalisasi terus-menerus terjadi. Di tengah kegentingan tersebut, pemerintah dan DPR RI akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pertanahan (RUU Pertanahan) yang akan memperluas konflik agraria,” ungkapnya menambahkan.

Demo akan diadakan bertepatan dengan rapat paripurna yang digelar oleh anggota DPR. Rapat Paripurna hari ini mengagendakan pengambilan keputusan terhadap RUU Pemasyarakatan, RUU tentang APBN 2020 dan Nota Keuangan, dan RUU Pesantren.

Selain itu pengambilan keputusan terhadap RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta RUU Perubahan atas UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Tidak ada agenda pengambilan keputusan terhadap RKUHP dan RUU Pertanahan.

Sementara itu dari pihak Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 18 ribu personel gabungan guna mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR.

Kombes Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebutkan personel gabungan itu berasal dari anggota Polri, TNI, hingga Satpol PP.

“Personel yang diterjunkan adalah 18.000 personel gabungan,” ungkap Argo ketika dikonfirmasi.

Selain menurunkan ribuan personel, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi guna menghindari penumpukan arus kendaraan.

AKBP M Nasir selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan rekayasa lalu lintas itu masih bersifat situasional, tergantung kondisi dan situasi di lapangan.

“Kita sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR. Rekayasa tersebut disesuaikan dengan giat massa,” ungkapnya.

Polisi juga telah menyiapkan kawat berduri di depan Gedung DPR/MPR sebagai bagian dari upaya pengamanan.

“Untuk di depan DPR sudah dipasang sejak pukul 4 subuh,” ungkap Nasir.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190924084154-20-433255/demo-lanjutan-mahasiswa-hingga-buruh-tani-akan-geruduk-dpr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *