Sri Mulyani Menegaskan akan Membatasi Impor Tenaga Kerja

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan (Menkeu) menegaskan akan membatasi tenaga kerja asing hanya untuk profesi yang memerlukan keahlian (skilled job).

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka menanggapi pandangan fraksi terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2020.

Dia menuturkan, pembatasan tenaga kerja asing skilled job tersebut harus disertai dengan penyerapan teknologi melalui proses produksi dan pengetahuan yang dibawa oleh penamanan modal asing.

“Penyerapan teknologi melalui proses produksi dan pengetahuan yang dibawa oleh penanaman modal asing (PMA), sejalan dengan pandangan F-GERINDRA untuk membatasi tenaga kerja asing hanya untuk profesi yang membutuhkan keahlian (skilled job),” terang Sri Mulyani.

Sosok yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menyampaikan, Indonesia sebenarnya mempunyai potensi tenaga kerja yang cukup besar.

Namun, besarnya potensi tenaga kerja yang terlihat dari banyaknya jumlah penduduk usia muda tersebut masih perlu untuk diasah.

“Pendidikan vokasi, pelatihan, sistem magang, serta perbaikan sistem pendidikan sangat diperlukan,” ungkap dia.

Sri Mulyani menyebutkan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja pemerintah akan menjalin kerja sama dengan dunia usaha.

“Pemerintah bakal bekerja sama dengan dunia usaha untuk memperbaiki kualitas dan produktivitas tenaga kerja, dengan memanfaatkan teknologi dan kegiatan penanaman modal baik domestik maupun asing,” terang dia.

 

Sumber: https://money.kompas.com/read/2019/06/11/165300626/di-dpr-sri-mulyani-tegaskan-bakal-batasi-impor-tenaga-kerja-asing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *