Memasuki Area Jenuh Beli, Diprediksi IHSG Melemah

Pada Rabu (12/6) ini diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah. Pelemahan terjadi setelah indeks tembus ke level 6.305 pada perdagangan Selasa (11/4) kemarin.

Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas  memaparkan pasar saham Indonesia telah memasuki area jenuh beli alias overbought. Dengan begitu, peluang IHSG untuk bertahan di zona hijau mulai terbatas.

“IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal terlihat peluang penguatan sudah cukup terbatas,” terang Dennies seperti dikutip dalam risetnya, Rabu (12/6).

Hanya saja, ia memprediksi pelemahan indeks yang terjadi hari ini memiliki sifat terbatas. Pasalnya, masih terdapat sentimen dari global yang saat ini memihak pasar saham dalam negeri.

“Kondisi global yang saat ini juga cukup kondusif,” tambah Dennies.

Diketahui, pasar sedang berspekulasi The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pasca Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa data pertumbuhan pekerjaan nonpertanian AS (non-farm payroll) per Mei 2019 hanya meningkat 75 ribu, lebih rendah ketimbang dengan prediksi ekonom yang mencapai 185 ribu.

Untuk itu, Dennies cukup yakin dengan pergerakan IHSG tidak jauh-jauh dari 6.200-6.300. Tepatnya, indeks diprediksi berada dalam rentang support 6.235-6.270 dan resistance 6.324-6.343.

Tak sepemikiran, William Surya Wijaya, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas menyebutkan peluang IHSG untuk melanjutkan penguatannya terbuka cukup lebar. Ini karena pasar saham Indonesia sedang berada dalam tren kenaikan dalam jangka panjang.

“Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih akan dapat melanjutkan kenaikan,” ungkap William dalam risetnya.

Menurutnya, IHSG akan bergerak pada level support 6.123 dan resistance 6.336. Ia menyarankan kepada pelaku pasar untuk memperhatikan saham perbankan, khususnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM).

Sebagai informasi, penguatan IHSG kemarin mulai terbatas hanya 0,26 persen. Padahal, beberapa hari belakang indeks meningkat lebih dari 1 persen.

Sedangkan, pelaku pasar asing konsisten mencatatkan beli bersih atau net buy sejak sebelum libur Lebaran. Mereka beli bersih di all market sebesar Rp241,4 miliar pada perdagangan Selasa (11/6).

Sebaliknya, tadi malam bursa saham Wall Street tampak memperlihatkan pelemahan. Rinciannya, Dow Jones turun 0,05 persen, S&P500 0,03 persen, dan Nasdaq Composite 0,01 persen.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190612060401-92-402553/memasuki-area-jenuh-beli-ihsg-diramal-melemah

Foto: https://www.pexels.com/photo/black-laptop-computer-showing-stock-graph-69760/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *