Max Sopacua dkk Disebut Tidak Memiliki Hak Dorong KLB Demokrat

Nortje Vanbonne, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Manado, Sulawesi Utara (Sulut)  menyebut Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) tidak memiliki hak untuk mendorong digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB).

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat pun diminta untuk mengambil tindakan terhadap Max Sopacua cs.

Menurutnya, GMPPD yang digadang oleh anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua bersama beberapa kader senior lain tersebut bukan organisasi resmi Demokrat.

“[GMPPD] tidak berhak mendorong kongres. Kami para DPC seluruh Sulut mendesak ketua umum menindak organisasi ilegal ini,” ungkap Nortje melalui keterangan tertulis yang diterima oleh CNNIndonesia.com, Sabtu (15/6).

Lebih lanjut, Nortje menyebutkan penurunan suara Demokrat di Pemilu 2019 ini bukan karena kesalahan di level pusat, melainkan karena tidak memperoleh efek ekor jas dari pengusungan capres dan cawapres pada Pilpres 2019.

Dia menyebutkan penurunan perolehan suara Demokrat saat ini sangat tidak pantas bila dibebankan kepada SBY, Apalagi yang bersangkutan masih dalam kondisi berduka setelah wafatnya sang istri Ani Yudhoyono.

“Jadi sangat tidak pantas jika penurunan suara ini dibebankan ke ketua umum semata yang tidak bisa kampanye dan yang masih berduka karena kehilangan Ibu Ani,” ungkap dia.

Dia melanjutkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya arah Demokrat kepada SBY, termasuk terkait dengan penyerahan tongkat estafet kepemimpinan partai ke salah satu putranya, AHY atau Ibas.

Namun semua itu harus dilakukan melalui mekanisme kongres yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat, bukan KLB.

Sebelumnya, Max bersama dengan beberapa kader senior yang tergabung dalam GMPPD menganggap AHY adalah figur potensial yang dapat menjadi ketua umum selanjutnya menggantikan sang ayah, SBY.

Mereka juga menilai AHY sebagai satu-satunya tokoh yang dapat dijagokan pada Pilpres 2024. Mereka pun mendesak supaya Demokrat menggelar KLB.

“Kalau KLB kita tidak susah-susah. Pak SBY tinggal minta AHY melanjutkan memimpin partai ini. Tidak ada masalah,” ungkap Max di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Kamis (13/6).

Mengenai hala itu, Amir Syamsudin selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat meminta kepada seluruh kader partainya untuk berhenti menggelontorkan isu KLB. Permintaan itu disampaikan Amir melalui instruksi kepada seluruh kader Demokrat.

“Seluruh kader diminta untuk tidak bicara lebih lanjut soal KLB dan hal lain terkait dengan itu,” ungkap Amir dalam instruksinya yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (14/6).

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190615095508-32-403489/max-sopacua-cs-disebut-tak-berhak-dorong-klb-demokrat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *