Anies Bantah Anggapan Diam-diam Terbitkan IMB Pulau Reklamasi

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta bantah telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)  di pulau reklamasi secara diam-diam. Ia menyebutkan, penerbitan IMB sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar apapun.

“Semua dilakukan sesuai prosedur. Setiap proses pengajuan IMB untuk semua gedung memang tidak diumumkan,” ungkap Anies, dalam keterangan resminya melalui Benny Agus Chandra, Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta, Kamis (13/6).

Anies menyebutkan, beberapa bangunan di pulau reklamasi telah memiliki IMB. Bangunan-bangunan ini berdiri pada periode 2015-2017 sebelum Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Adapun sejumlah masalah yang didapatkan pihaknya dan harus diselesaikan terkait dengan sejumlah fakta seperti keberadaan Pergub DKI Jakarta Nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D, dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan adanya lahan kurang dari lima persen yang sudah dibangun sebagai rumah tinggal berdasarkan pergub tersebut.

“Ada juga pelanggaran membangun tanpa IMB,” imbuh Anies.

Anies menyebutkan, Pergub DKI Jakarta 206/2016 adalah landasan hukum bagi developer untuk membangun suatu bangunan. Jika pergub tersebut dicabut untuk membongkar bangunan, lanjutnya, maka kepastian atas hukumnya pun turut menghilang.

“Bila dilakukan, masyarakat, khususnya dunia usaha akan kehilangan kepercayaan pada pergub dan hukum. Efeknya, pergub yang dikeluarkan sekarang bisa tidak lagi dipercaya, karena pernah ada preseden seperti itu,” ungkap Anies.

Lebih lanjut, Anies menyebutkan, adanya bangunan rumah-rumah tersebut adalah konsekuensi dari menghargai aturan hukum yang berlaku.

Selanjutnya, Anies juga menuturkan, fakta lainnya adalah masih terdapat 95 persen kawasan hasil reklamasi yang masih belum dimanfaatkan. “Itu yang akan kita tata kembali,” kata dia.

Sebelumnya, terbitnya IMB beberapa bangunan di kawasan pulau reklamasi menjadi polemik. M Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mengucapkan, sebaiknya penerbitan IMB terhadap bangunan yang sudah berdiri dilakukan setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Anies sendiri telah menyetop proyek reklamasi di Teluk Jakarta sejak tahun lalu. Anies juga bahkan turut menyegel bangunan yang telah berdiri di pulau reklamasi.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190613220152-20-403164/anies-bantah-diam-diam-terbitkan-imb-pulau-reklamasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *