Usai Pemeriksaan Senin Dini Hari Mustofa Nahrawardaya Ditahan

Djuju Purwantoro selaku kuasa hukum dari Mustofa Nahrawardaya, mengatakan, kliennya langsung ditahan setelah pemeriksaan oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri.

Mustofa menjalani pemeriksaan setelah diamankan pada Minggu (26/5) dini hari di rumahnya karena diduga melakukan penyebaran hoaks atau berita bohong terkait dengan aksi 22 Mei melalui akun twitternya.

“Ditahan jam 2 dini hari. Selesai pemeriksaan langsung keluar surat penahanannya,” ungkap Djuju kepada CNNIndonesia.com, Senin (27/5).

Djuju menyayangkan perihal penahanan ini. Menurutnya polisi terlalu cepat memproses Mustofa tanpa melakukan penyelidikan lebih dulu terhadap akun twitternya.

Djuju mengaku, postingan-postingan yang dijadikan sebagai alat bukti untuk penetapan Mustofa sebagai tersangka tidak diuji lebih dulu secara forensik. Sebab akun twitter caleg PAN tersebut sering kali dibajak.

“Kasus UU ITE enggak kaya maling ayam, cepat ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Harusnya ada uji dari ahli forensik dulu terhadap posting-postingan yang dijadikan barang bukti dan dilaporkan, karena postingan itu dibajak, di-hack,” ungkap Djuju.

“Bang Mustofa juga sudah beberapa kali melaporkan ke Polda akunnya sering di-hack. Itu yang harusnya diselidiki juga,” kata dia.

Sebelumnya, Mustofa Nahra diringkus pada Minggu dini hari di kediamannya. Mustofa ditangkap karena dugaan menyebarkan kabar bohong melalui Twitter terkait dengan unggahan hoaks kerusuhan 22 Mei 2019. Anggota BPN Prabowo-Sandi itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mustofa dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190527073049-12-398609/mustofa-nahrawardaya-ditahan-usai-pemeriksaan-senin-dini-hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *