Saksi 02 Tidak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara Pemilu di Jateng

Saksi pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno  tidak menandatangani lembar rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2019 di Jawa Tengah. Rekapitulasi suara tersebut selesai pada Sabtu (11/5) kemarin.

Menurut data dokumen DC 1 Pemilu Presiden/Wakil Presiden yang dibacakan ketika rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Kantor KPU Provinsi Jateng, pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul.

Mereka memperoleh sebanyak 16.825.511 suara atau 77,29 persen, sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan sebanyak 4.944.447 suara (22,71 persen). Tercatat total suara sah pada Pilpres 2019 di Jawa tengah sebanyak 21.769.958 suara, dan suara tidak sah 606.514 suara.

Rekapitulasi penghitungan suara tersebut disahkan dalam rapat pleno yang rampung digelar Minggu (12/5) dini hari tadi. Yulianto Sudrajat selaku Ketua KPU Jateng menyebutkan saksi paslon 02 sempat dipanggil hingga sebanyak tiga kali untuk maju dan menandatangani rekapitulasi penghitungan suara dalam rapat itu, namun tidak kunjung memenuhi panggilan.

Padahal sebelumnya saksi dari paslon 02 selalu turut menghadiri rapat pleno selama enam hari belakangan. Pada hari terakhir pun, saksi hadir, namun tidak sampai selesai.

Meski saksi paslon 02 tidak ikut tanda tangan, ucap Yulianto, rekapitulasi penghitungan suara tetap sah. “Tetap sah dan tidak melanggar aturan, meskipun tidak ditandatangani saksi paslon,” kata dia, seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Secara proses, rekapitulasi pun telah dilakukan sesuai aturan. Saksi dari parpol, saksi dari kedua paslon, Bawaslu, dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hadir. “Kalau pun ada keberatan, saksi bisa menyampaikannya, nanti kita jelaskan semua.”

Penutupan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Jateng sendiri dihadiri oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Muhammad Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko A. Dahniel, serta perwakilan lintas agama.

Menurut catatan, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Jateng mencapai sebesar 80 persen atau meningkat lima persen ketimbang pemilu lima tahun lalu.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190512085718-32-394091/saksi-kubu-02-tak-teken-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *