Muncul Petisi Dukung FPI Terus Eksis untuk Tandingi Stop Izin FPI

Petisi untuk mendukung Front Pembela Islam (FPI) digagas di laman Change.org. Petisi ini muncul sehari setelah petisi yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tidak memperpanjang izin ormas islam tersebut.

Petisi tandingan yang dibuat pada 7 Mei 2019 lalu ini diberi nama ‘Dukung FPI Terus Eksis’ untuk menandingi petisi ‘Stop Izin FPI’ yang dibuat pada 6 Mei.

Kedua petisi ini sama-sama ditujukan kepada Kementerian Dalam Negeri selaku instansi yang berwenang untuk mengeluarkan izin untuk ormas.

Petisi mendukung FPI diinisiasi oleh Imam Kamaludin yang tercantum dari daerah Jawa Barat. Hingga, Kamis (9/5), pukul 7.40 WI, petisi tersebut telah mendapatkan dukungan sebanyak 53.780.

“FPI yang kita tahu, faktanya selalu berkontribusi pada hal positif, seperti membantu korban bencana alam di setiap daerah bahkan yang terpencil harus tetap didukung eksistensinya,” demikian isi pengantar yang ditulis Imam pada petisinya tersebut.

“Ada upaya dari kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk menghentikan organisasi ini. Bantu FPI untuk selalu ada di saat masyarakat membutuhkan bantuan”.

Sementara petisi pendahulunya yang dibuat pada 6 Mei 2019 oleh Ira Bisyir. Petisi tersebut saat ini telah mendapatkan lebih dari dukungan sebanyak 244.430 per pukul 07.43 WIB, Kamis (9/5).

Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sebagai ormas akan habis pada 20 Juni 2019.

Sebelumnya, Sobri Lubis selaku Ketua Umum FPI menilai orang yang menolak perpanjangan izin organisasinya adalah mereka yang suka berbuat maksiat.

“Mungkin orang-orang yang doyan maksiat ya biasanya mereka yang minta supaya FPI dibubarkan. Enggak masalah,” ungkap Sobri ketika ditemui di kediaman Calon presiden dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (7/5) malam.

Dia mengaku tidak khawatir dengan aksi menolak perpanjangan izin FPI. Sobri menyebutkan masih banyak masyarakat yang justru ingin FPI bertambah kuat.

Sementara itu Kementerian Dalam Negeri menyatakan akan mempertimbangkan suara-suara dari masyarakat terkait dengan keberadaan ormas, termasuk perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI).

Soedarmo selaku Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri menyebutkan tidak menutupi suara masyarakat seperti dalam petisi Setop Ijin FPI di change.org andai disampaikan resmi hasilnya.

“Jadi nanti kita lihatlah hasilnya seperti apa,” ungkap Soedarmo ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (8/5).

Namun, Soedarmo menyebutkan masukan dari masyarakat hanya salah satu pertimbangan dan bukan hal tunggal.

“Kemendagri juga minta masukan-masukan dari beberapa kementerian/lembaga terkait termasuk suara masyarakat banyak,” papar Soedarmo.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190509071819-20-393241/tandingi-stop-izin-fpi-muncul-petisi-dukung-fpi-terus-eksis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *