Menaker Minta Pengusaha BerikanTHR Dua Minggu Sebelum Lebaran

Hanif Dhakiri selaku Menteri Ketenagakerjaan meminta perusahaan membayar Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat dua minggu sebelum Lebaran. Permintaan tersebut disampaikan walaupun regulasi yang ada mengatur pembayaran THR paling lambat satu minggu sebelum Lebaran.

“Hal ini dilakukan agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan baik,” ungkap Hanif seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis  (9/5).

Ia menegaskan pemberian THR keagamaan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.

Hanif menerangkan besaran THR untuk pekerja yang memiliki masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih adalah satu bulan upah.

Sedangkan untuk pekerja yang memiliki masa kerja satu bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR-nya diserahkan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah.

Sementara itu, untuk pekerja harian lepas yang memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih, besaran THR-nya berdasarkan upah satu bulan yang dikalkulasikan berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Sedangkan untuk pekerja lepas yang memiliki masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah satu bulan dihitung menurut rata-rata upah yang diperoleh tiap bulan selama masa kerja.

“Bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di aturan,” ucap dia.

Menurutnya, dirinya akan segera merilis surat edaran THR kepada para Kepala Daerah dan membuka posko pengaduan THR.

“Bagi pekerja yang THR-nya tidak dibayarkan bisa mengadu ke posko pengaduan THR yang akan dibuka di dinas-dinas tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta di tingkat yaitu di kantor kementerian ketenagakerjaan,” tandas dia.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190509122933-92-393342/menaker-minta-pengusaha-bayar-thr-dua-pekan-sebelum-lebaran

Photo by rawpixel.com from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *