Mantan Ketua GNPF Ulama Bachtiar Nasir Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka

Terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana yayasan Keadilan untuk Semua, tokoh gerakan 212 Bachtiar Nasir ditetapkan sebagai tersangka

Penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka itu dibenarkan oleh Kombes Daniel Silitonga, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.

“Betul (Bactiar ditetapkan sebagai tersangka),” ungkap Daniel kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/5).

Penetapan ustad yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sebagai tersangka itu dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara. Namun, Daniel tidak merinci kapan gelar perkara tersebut dilakukan.

“Ya dulu sudah (gelar perkara), kita melanjutkan,” kata dia.

Rencananya, penyidik Tipideksus Bareskrim akan memanggil Bachtiar dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Dalam surat pemanggilan yang didapat oleh CNNIndonesia.com, pada Rabu (8/5) mendatang Bachtiar akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Pada penghujung 2016, nama Bachtiar ramai menjadi perbincangan di media sosial setelah akun Facebook atas nama Moch Zain mengunggah informasi bahwa Indonesian Humanitarian Relief (IHR), yayasan pimpinan Bachtiar, diduga mengirim bantuan logistik untuk mendukung kelompok pemberontak pemerintahan Bassar Al-Assad, Jaysh Al-Islam di Aleppo, Suriah.

Sampai saat ini, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan TPPU dana yayasan. Mereka adalah Islahudin Akbar, petugas bank syariah dan Adnin Armas, Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah menyebutkan bahwa penyidikan kasus tersebut dilakukan usai ditemukan indikasi pengiriman dana dari GNPF MUI ke Turki. Menurut ia, Islahudin menarik uang di atas Rp1 miliar yang selanjutnya diserahkan kepada Bachtiar Nasir.

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh polisi, kata Tito, lembaga bantuan yang menjadi tujuan pengiriman uang itu mempunyai hubungan dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Apa hubungannya bisa Suriah? Saat ini pemeriksaan dan pendalaman, kami belum tetapkan Bachtiar Nasir sebagai tersangka,” ungkap Tito pada 22 Februari 2017.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190507032154-12-392501/polisi-tetapkan-eks-ketua-gnpf-ulama-bachtiar-nasir-tersangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *