Besok Polisi Periksa Bachtiar Nasir Terkait Kasus Pencucian Uang

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Poliri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bachtiar Nasir di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, pada Rabu (8/5). Ia akan diperiksa terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua.

Dalam surat pemanggilan yang didapatkan oleh CNNIndonesia.com, pada Rabu (8/5) mendatang Bachtiar akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Pemanggilan pemeriksaan tersebut tertuang dalam Surat Panggilan Nomor: S. Pgl/1212/V/RES.2.3/2019/Dit Tipideksus, yang ditandatangani oleh Brigadir Jenderal Rudy Heriyanto, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.

Penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka seperti dalam surat tersebut itu dibenarkan oleh Komisaris Besar Daniel Silitonga, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.

“Betul (Bactiar ditetapkan sebagai tersangka),” ungkap Daniel ketika dikonfirmasi, Senin (6/5).

Penetapan ustadz yang juga seorang mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sebagai tersangka itu dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara. Namun, Daniel tidak merinci kapan gelar perkara tersebut dilakukan.

“Ya dulu sudah (gelar perkara), kita melanjutkan,” kata dia.

Diketahui Bachtiar mengelola dana sumbangan masyarakat kurang lebih sebesar Rp3 miliar di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Dana tersebut diklaim Bachtiar dipakai untuk membiayai Aksi 411 dan Aksi 212 pada tahun 2017 serta untuk membantu korban bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh dan bencana banjir di Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Namun, polisi menduga adanya pencucian uang dalam penggunaan aliran dana di rekening yayasan tersebut.

Hingga detik ini, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU dana yayasan. Mereka adalah Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua, Adnin Armas dan petugas bank syariah, Islahudin Akbar.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190507075913-12-392523/kasus-pencucian-uang-polisi-periksa-bachtiar-nasir-besok

Photo by Martin Lopez from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *