Macam-Macam Surat Suara Pemilu 2019

Pemilu 2019 kali ini berbeda dengan perhelatan Pemilu pada periode sebelumnya. Berlandaskan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, mekanisme pemungutan suara Pemilu 2019 dilakukan secara serentak.

Yang dimaksud dengan kata ‘Serentak’ ini merujuk pada mekanisme dimana masyarakat dapat memilih pasangan capres dan cawapres, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Peraturan tersebut berimplikasi pada bervariasinya jenis kertas suara yang dipakai ketika hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 esok. Para pemilih nantinya akan mendapatkan lima jenis surat suara dari petugas ketika hadir di tempat pemungutan suara (TPS).

Lima surat suara itu antara lain adalah surat suara Pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan anggota legislatif (Pileg) dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Setiap jenis kertas surat suara tersebut ditandai dengan warna yang berbeda. Hal itu bertujuan untuk memudahkan para pemilih dalam mengidentifikasi jenis kertas suara.

Pemilihan warna untuk setiap surat suara tersebut telah ditetapkan berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mencetak kurang lebih sebanyak 939.879.651 lembar surat suara yang mencakup surat suara untuk pemilihan presiden (Pilpres), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota/kabupaten, DPRD Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Berikut ini adalah lima desain surat suara yang akan digunakan oleh para pemilih.

Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden (Warna Abu-abu)

Saat kondisi masih terlipat, surat suara untuk mencoblos calon presiden dan calon wakil presiden memiliki warna abu-abu dan terdapat tulisan ‘PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN’ di bagian muka dan belakang sebagai identitasnya.

Ketika dibuka, d dalamnya akan terdapat foto pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno beserta logo partai politik pengusungnya masing-masing.

Para pemilih bisa mencoblos sekali pada nomor urut, nama, foto calon presiden dan calon wakil presiden, atau logo partai politik pengusung dalam kotak yang sama.

Surat Suara DPR RIĀ (Warna Kuning)

Para pemilih akan mendapatkan surat suara dengan warna dasar kuning untuk memilih anggota DPR RI. Kertas suara tersebut memiliki tulisan ‘Anggota DPR RI tahun 2019’ di sisi bagian depan dan ‘DAERAH PEMILIHAN DPR RI’ di sisi bagian belakang.

Dalam Surat suara itu akan terdapat sebanyak 16 logo partai politik peserta Pemilu 2019 sekaligus daftar nama-nama caleg yang berpartisipasi dari masing-masing Parpol.

Nantinya para pemilih dapat mencoblos satu kali pada nomor urut atau logo parpol dan/atau nama calon anggota DPR RI untuk mendapatkan suara sah.

Surat Suara DPRD Provinsi (Warna Biru)

Surat suara DPRD Provinsi yang memiliki warna biru. Surat suara itu terdapat tulisan ‘DPRD Provinsi’ di bagian muka dan tulisan ‘DAERAH PEMILIHAN DPRD PROVINSI’ di bagian belakangnya.

Sama seperti kertas suara DPR RI, para pemilih akan mendapati 16 logo partai politik peserta pemilu disertai dengan daftar caleg dari tiap parpol.

Khusus untuk provinsi DI Aceh, surat suara DPRD Provinsi tersebut akan terpampang 20 logo partai politik. Pasalnya, Aceh memiliki sistem otonomi khusus yang memiliki tambahan empat partai lokal turut berpartisipasi di Pemilu 2019 ini.

Supaya suara sah, para pemilih dapat mencoblos sebanyak satu kali pada nomor urut atau logo parpol dan/atau nama calon anggota DPRD Provinsi.

Surat Suara DPRD Kabupaten/Kota (Warna Hijau)

Surat suara DPRD Kabupaten/Kota memiliki warna hijau. Surat tersebut terdapat tulisan ‘DPRD Kabupaten/Kota’ di sisi depan dan tulisan ‘Daerah Pemilihan DPRD Kabupaten/Kota’ di sisi bagian belakang.

Sama dengan surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi, surat tersebut akan terpampang logo 16 partai politik peserta pemilu yang dilengkapi dengan daftar caleg yang berpartisipasi dari tiap parpol.

Sama halnya dengan kertas suara DPRD Provinsi, kertas suara untuk DPRD kabupaten/kota di Provinsi Aceh akan diisi oleh 20 logo partai politik. Terdapat tambahan empat partai politik lokal yang mengikuti Pemilu 2019.

Bagi pemilih di wilayah DKI Jakarta dipastikan tidak akan mendapatkan kertas suara untuk tingkat DPRD Kabupaten/kota. Nantinya pemilih di DKI Jakarta hanya mendapatkan empat surat suara karena tak mempunyai DPRD tingkat Kabupaten/Kota.

Surat Suara DPD RI (Warna Merah)

Surat suara DPD RI memiliki warna merah. Berbeda dengan surat suara untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota yang hanya berbentuk daftar anggota, surat suara calon anggota legislatif DPD RI turut disertai masing-masing foto calon.

Surat suara DPD RI ini nantinya akan mempunyai sembilan model desain surat suara yang berbeda di tiap-tiap provins. Hal itu berdasarkan perbedaan terhadap jumlah caleg DPD yang berlaga di tiap provinsinya.

KPU telah mendesain surat suara DPD RI yang berisi 12 calon, 16 calon, 18 calon, 24 calon, 27 calon, 32 calon, 36 calon, 48 calon, hingga 60 calon. Maka dari itu, ukuran kertas surat suara di tiap provinsi pun akan berbeda-beda tergantung pada banyaknya caleg DPD yang berlaga di wilayah tersebut.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190416073456-32-386706/mengenal-lima-jenis-surat-suara-pemilu-2019

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *