Jika Prabowo Menang, Demokrat Klaim Dijanjikan 8 Kursi Menteri

Jika nanti pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjadi presiden terpilih pada Pilpres 2019, Partai Demokrat mengaku dijanjikan jatah delapan kursi menteri.

Namun, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini belum mau membicarakannya sebelum Prabowo-Sandi secara resmi menjadi pemenang.

“Delapan [kursi menteri], tapi enggak kita bahas,” ungkap salah seorang petinggi Partai Demokrat yang tidak mau disebut identitasnya ketika dihubungi, Senin (1/4).

Sebelumnya, Andi Arief selaku Wakil Sekjen Partai Demokrat menyebutkan partainya tidak mau mendiskusikan jatah kursi menteri meski sudah dijanjikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan atau yang akrab disebut dengan Syarief Hasan menyebutkan Prabowo-Sandi harus resmi dinyatakan menang terlebih dahulu.

Barulah kemudian Demokrat mau bicara soal pembagian jatah kursi menteri. Dia menyebutkan partainya ingin fokus memenangkan paslon.

“Wah menang dulu lah. Pikir aja belum,” ungkap Syarief ketika dihubungi, Senin (1/4).

Pihaknya tidak bersedia bicara soal jatah menteri bukan karena tidak puas dengan jumlah kursi yang telah dijanjikan.

“Sama sekali tidak. Yang penting menang dulu, setelah itu bikin rencana detail program-program untuk rakyat sesuai komitmen kita ke rakyat,” kata Syarief.

Hal serupa diungkapan oleh Rachland Nashidik, Wakil Sekjen Partai Demokrat. Dia seolah tidak mau sesumbar Prabowo-Sandi pasti akan memenangkan Pilpres 2019.

“Menang aja belum kok sudah ribut kursi. Menang dulu,” ungkap Rachland.

Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo, Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengungkapjan telah ada kesepakatan dengan PAN dan PKS terkait jatah kursi menteri.

Sementara, sambungnya, untuk Partai lain seperti Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Berkarya masih dalam proses diskusi.

“Kita kan sudah sepakat dengan PAN ada tujuh menteri, enam untuk PKS,” ungkap Hashim ketika ditemui di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta, Senin (1/4).

Lantas Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menanggapi pernyataan Hashim. Menurut Andi, tidak patut jika jatah kursi menteri sudah didiskusikan sedangkan kontestasi masih berlangsung.

“Opsi kursi menteri tidak etis dibicarakan sebelum koalisi menang,” ucap Andi, Senin (1/4).

Andi mengaku pihaknya memang sudah diajak mendiskusikan pembagian menteri. Namun, dia mengklaim Demokrat ingin lebih berkonsentrasi bagaimana memenangkan pertarungan daripada mendiskusikan jatah menteri.

“Partai Demokrat saat mendukung Pak Prabowo memang ditawari beberapa posisi menteri. Namun Partai Demokrat tidak memilih untuk membahasnya,” ungkap Andi.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190402070744-32-382731/demokrat-klaim-dijanjikan-8-kursi-menteri-jika-prabowo-menang

Foto: https://www.pexels.com/photo/green-wooden-chair-on-white-surface-963486/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *