Sandiaga Uno Pernah Jadi Pengangguran ?

Calon Wakil Presiden (Cawapres) dengan nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengaku pernah mengalami masa-masa susah dan menjadi pengangguran. Hal tersebut dia utarakan ketika debat cawapres Minggu (17/3) malam.

Kapan Sandiaga pernah mengalami hal itu? Dilansir dari detikX berikut berita lengkapnya.

Kala itu, awal Desember 1998, Sandiaga pusing bukan kepalang. Nur Asia, Istrinya baru saja melahirkan Amyra Atheefa Uno, putri kedua mereka di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

Waktu itu Sandi bukanlah Sandiaga Salahuddin Uno hari ini, pengusaha kaya raya yang tak akan berkedip membayar tagihan biaya melahirkan di rumah sakit paling mahal sekalipun.

Untung  saja ada kawan yang bersedia mengulurkan bantuan sehingga istri dan bayinya dapat keluar dari rumah sakit.

Sudah lebih dari setahun Sandi merintis usaha bersama Rosan Perkasa Roeslani, sahabatnya semenjak Sekolah Menengah Atas (SMA). Selama itu pula, isi dompet mereka benar-benar tipis.

Kadang, lantaran tahu anaknya tak memiliki uang, ibunya, Mien Uno, suka menyelipkan uang di saku baju Sandi.

Ketika benar-benar kepepet, ketika isi dompet Sandi benar-benar habis, siapa lagi teman yang dimintai bantuan jika bukan Rosan. Tapi sayangnya, Rosan pun tak selalu punya uang.

Sahabat Sandi sejak masih duduk di bangku SMA Pangudi Luhur, Jakarta, itu tetap mengingat masa-masa itu. Suatu waktu pada tahun 1997, dia dan Sandi masuk lift untuk makan siang. Tanpa basa-basi lagi, sahabatnya itu mengungkapkan maksudnya meminjam uang.

“Uang itu mau dia pakai untuk membeli susu Atheera (anak pertama Sandiaga) yang belum berumur satu tahun. Buru-buru saya mengeluarkan uang Rp 50 ribu dari celana. Itu lah kekayaan saya yang tersisa,” ungkap Rosan. Tapi ada satu masalah lagi.

“Sayangnya, uang 50 ribu itu sangat kami perlukan juga untuk membayar ongkos makan siang.”

Hari kelahiran putri pertama yang seharusnya menjadi sumber kebahagiaan itu malah menjadi awal datangnya mendung dan badai dalam kehidupan Sandiaga Salahuddin Uno.

Anneesha Atheera Uno lahir di Rumah Sakit Hoag, Newport Beach, California, pada 25 Juli 1997.

“Saat itu krisis ekonomi di Asia sudah dimulai dan perusahaan tempat saya bekerja mulai kena dampaknya…..Sejak pertengahan tahun itu saya tidak lagi menerima gaji,” Sandi mengungkapkan kisahnya dikutip dalam buku, Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas.

Padahal belum lama Sandiaga yang waktu itu baruberumur  28 tahun, memiliki karir yang sangat menjanjikan dengan gaji besar di luar negeri.

Sandi diajak bergabung dengan Sea Power Asia Investment Limited, perusahaan investasi milik Edward Soeryadjaya, kakak Edwin Soeryadjaya setelah lulus master dari George Washington University.

Perusahaan itu beralamat di Singapura. Dari Sea Power, dia pindah ke MP Holding Limited, sebelum terbang lagi ke Calgary, Kanada, untuk bergabung dengan NTI Resources. Jabatannya Vice President. Dia masih sangat muda dan memiliki gaji yang besar.

Tapi bagai panas setahun dihapus hujan sehari, itu lah yang terjadi dengan hidup Sandi kala itu. Perusahaannya ambruk. Dia pun kena phk.

Tabungannya, bahkan sebagian rumah milik mertua, amblas lantaran investasinya ikut tandas dilibas krisis. Sandi yang masih pengantin muda mati-matian dengan segala cara berusaha bertahan hidup di Singapura.

Untung lah, dia punya istri Nur Asia yang tetap setia kendati suaminya tak lagi bekerja. “Nur terpaksa mulai menjual perhiasannya,” ungkap Sandi.

Namun uang dari hasil penjualan perhiasan itu hanya mampu menyambung nafas selama beberapa hari atau pekan saja di negeri orang. Apa boleh buat, meski sangat berat, Sandi terpaksa harus membawa istri dan bayinya pulang ke rumah orang tuanya.

Pengangguran dan tak memiliki uang, di Jakarta Sandi benar-benar mulai lagi dari nol. Tak disangka, beberapa tahun kemudian, dia telah menjadi pengusaha muda yang kaya raya.

Dan kini, Sandiaga maju bertarung untuk memperebutkan kursi Wakil Presiden mendampingi capres Prabowo Subianto.

“Dulu teman-teman suka meledek dia sebagai anak mami. Sekarang siapa yang menyangka dia jadi seperti itu,” kata sobatnya sejak kecil, Yuki beberapa hari lalu.

 

 

Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4472400/benarkah-sandiaga-uno-pernah-jadi-pengangguran-ini-faktanya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *