Hashtag #YangGajiKamuSiapa, Kemenkeu Soal Gaji PNS

Kementerian Keuangan menyebutkan gaji PNS sumbernya dari masyarakat. Pernyataan mereka berikan terkait gaduh tagar #YangGajiKamuSiapa.

Kunta Wibawa Dasa Nugraha  selaku Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Keuangan mengungkapkan gaji PNS berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola oleh pemerintah. Pendapatan dalam APBN porsi paling besar berasal dari penerimaan perpajakan.

Penerimaan ini diisi dari setiap pungutan pajak yang dibebankan ke masyarakat dan kemudian diserahkan kepada negara melalui setiap kantor pelayanan pajak. Pendapatan negara juga berasal dari sumber lain yaitu dari pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pos ini diisi oleh pendapatan yang berasal dari hasil pengelolaan sumber daya alam (SDA), Kementerian/Lembaga (K/L), Badan Layanan Umum (BLU), hingga keuntungan atau profit yang didapat dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diambil sebagian oleh negara dalam bentuk dividen. Sedangkan sumber lainnya berasal dari utang.

“Itu semua disebut sumber dana untuk belanja, gaji, barang dan jasa, modal, transfer ke daerah, dan perlindungan sosial, jadi (gaji PNS) dari APBN. APBN punya siapa? ya punya masyarakat. Artinya APBN dari kita, untuk kita, kami ambil dari masyarakat untuk masyarakat,” ungkap dia, Jumat (1/2).

Gaduh hashtag #YangGajiKamuSiapa timbul akibat dialog antara Rudiantara seorang Menteri Komunikasi dan Informatika dengan salah satu PNS dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pemilihan dua desain stiker Pemilu 2019.

Ketika dimintai pendapatnya, Si PNS Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan memilih desain nomor 2.

PNS tersebut mengaku memilih desain nomor 2 karena yakin dengan visi misi. Ekspresi Rudiantara tampak kaget dengan jawaban ASN tersebut.

Ia meminta agar  jangan pemilihan nomor desain tidak dihubung-hubungkan dengan nomor urut calon presiden dan wakil presiden yang akan berlaga dalam Pilpres 2019 April mendatang.

Kebetulan, nomor 2 yang disebut pegawai Kemenkominfo tersebut adalah milik paslon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah sang ibu turun panggung, Rudiantara memanggil dan bertanya kembali kepadanya. “Bu, bu, yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa? Heuh? Bukan yang keyakinan ibu? Ya udah, terimakasih,” ungkapnya.

Selanjutnya, Rudiantara menegaskan kembali posisi Kemenkominfo yang seharusnya tak terbawa arus dalam Pilpres 2019.

“Teman-teman semua tadi sudah disampaikan kita sebagai Kominfo jangan larut hanya kepada pilpres, justru kita harus menjadi penyatu dari perbedaan-perbedaan,” ungkapnya.

“Tolong titip temen-temen ya, yang tadi saya sampaikan bahwa kita mempunyai pilihan haknya diatur, tapi kita sebagai Kominfo harus bisa menyatukan perbedaan-perbedaan pendapat harus perangi yang membuat perbedaan-perbedaan dalam artian dalam bentuk hoaks, dalam bentuk berita palsu dan lain sebagainya,” ucap dia.

“Jangan dikaitkan dengan pilpres, ibu bapak-bapak masih digaji oleh Kominfo, oleh pemerintah. Terimakasih banyak,” ucap Rudiantara mengakhiri pernyataannya di atas panggung.

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190201132016-532-365668/tagar-yanggajikamusiapa-kemenkeu-sebut-pns-digaji-rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *