Bawaslu Turut Menyelidiki e-KTP TKA Asal China

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turut melakukan penyelidikan terkait e-KTP tenaga kerja asing (TKA) asal China di Cianjur atas nama GC yang dirinya terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Lagi dicek sama teman-teman, karena agak ganjil kan KTP-nya itu, lagi dicek,” ungkap Mochammad Afifuddin, anggota Bawaslu di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Afif menyebutkan pihaknya akan terlebih dahulu mengecek kebenaran e-KTP tersebut. Persoalan ini diperiksa oleh Bawaslu Jawa barat.

“Nanti benar atau nggaknya dulu. Dicek Bawaslu Jawa Barat sana, Karawang atau Cianjur,” ucap Afif.

Sebelumnya KPU menerangkan duduk perkara kemunculan nomor induk kependudukan (NIK) tenaga kerja asing (TKA) China di Cianjur dalam DPT Pemilu 2019.

NIK TKA China dengan inisial GC itu muncul di DPT ketika dimasukkan bersama nama WNI dengan inisial B.

Ternyata masalahnya ada di perbedaan NIK dari Pak B (warga negara Indonesia) di e-KTP dengan DPT yang bersumber dari DP4 Pilkada 2018. Pak B tetap bisa melakukan pencoblosan pada Pemilu 2019, sedangkan GC (warga negara China) tidak dapat melakukan pencoblosan.

“Poin pentingnya adalah Bapak GC dengan NIK ini tidak ada di DPT Pemilu 2019. Poin pentingnya itu,” ucap Viryan Aziz, komisioner KPU.

 

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-4445377/bawaslu-ikut-selidiki-e-ktp-tka-china

Foto: https://www.pexels.com/photo/close-up-of-hand-holding-text-over-black-background-326576/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *