Selebgram Wajib Bayar Pajak Biar “Adil”

Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengakui, sampai saat ini belum ada aturan menyangkut pengenaan pajak kepada para selebriti yang mempromosikan suatu produk melalui aplikasi media sosial Instagram (Selebgram).

Maka dari itu, Menkominfo mendorong adanya aturan pajak untuk para pengguna akun yang menjual jasa atau barang di aplikasi media sosial tersebut.

“Sebetulnya kalau misalkan sekarang selebriti dikenai aturan pajak itu kan di dunia nyata,” ungkap Rudiantara di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

“Misalnya kalau tampil di TV kan kena pajak, di dunia maya harus dikenai. Harus fair dong,” lanjut dia.

Rudiantara menilai, semua bentuk promosi di Instagram pasti ada honor yang diterima para selebgram tersebut. Harusnya, lanjut dia, penerimaan itu turut dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Namun, tindak lanjut mengenai teknisnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Pajak.

“Bagaimana caranya ya teman-teman Pajak-lah (yang mengerti),” ucap dia. Sebelumnya, , dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak, Ditjen Pajak akan memantau kegiatan para wajib pajak melalui media sosial.

Ini dilakukan untuk menambah basis data dari para wajib pajak yang saat ini sudah dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak.

“Tapi ini kan baru rencana. Karena media sosial itu kan sangat luas, jadi masih butuh persiapan,” ungkap Iwan Djuniardi, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Rabu (29/8/2018).

Diharapkan, dengan kebijakan ini kepatuhan akan pajak oleh masyarakat akan bertambah.

Sumber” https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/10/090000026/menkominfo-selebgram-harus-bayar-pajak-biar-fair.

Foto: https://www.pexels.com/photo/close-up-of-smart-phone-248533/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *