Kubu Jokowi Curiga Ada Dalang Hoaks Surat Suara

Johnny G Plate, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menduga adanya aktor intelektual atau white collar crime yang bermanuver di balik pembuatan berita bohong atau hoaks tujuh kontainer berisi surat suara untuk pilpres 2019 yang sudah dicoblos.

Johnny menyebutkan demikian merespons penangkapan disertai ditetapkannya tersangka terhadap Bagus Bawana Putra, Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden terkait dugaan kasus hoaks tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos menjelang Pilpres 2019.

Johnny pun meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki sampai ke aktor intelektual yang bermain di balik pembuatan dan penyebaran hoaks surat suara tersebut.

“Kami minta polisi bekerja cepat mengusut ini, tak hanya pelaku lapangan atau blue collar crime saja atau penjahat politik di tingkat lapangan, tapi white collar political criminal, aktor-aktor intelektualnya juga ada,” ungkap Johnny, Kamis (10/1).

Dia juga menduga bahwa perbuatan yang dilakukan Bagus memiliki kaitan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ia menyebutkan bukti itu terlihat dalam rekaman suara terkait berita hoaks tersebut yang sebelumnya beredar di media sosial.

“Tidak bisa mereka [BPN] mengatakan tak ada hubungan, tak ada hubungan, wong ada rekaman itu disampaikan kok. Dia [Bagus] melaporkan ke DPP partai tertentu. Dia melaporkan ke salah satu tokoh penting di paslon sebelah, dia sebut nama, ya itu kan,” ucap Johnny.

Dia melihat penyebaran hoaks tersebut sangat berbahaya bagi kemajuan demokrasi di Indonesia. Sebab, perbuatan tersebut dapat mendelegitimasi pemerintah dan penyelenggara pemilu serta proses pemilu yang berlangsung.

“Juga bisa mendelegitimasi peserta pemilu, dalam hal ini paslon 01 dan parpol pengusungnya, lalu mendelegitimasi hasil pemilu, ini berbahaya sekali, ini criminal politik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang dengan cepat mengusut kasus tersebut.

Meski demikian, ia turut meminta agar kepolisian mencari aktor intelektual atau dalang di balik kasus tersebut dengan segera.

“Harus dibongkar dong aktor-aktornya. Kita minta polisi, kalau dari data yang ada, dia [Bagus] kan Ketua Kornas Relawan Prabowo, ini harus diungkap apakah ada hubungannya dengan BPN, harus diungkap, ya harus diakhiri,” ungkap dia.

Sebelumnya, Brigjen Dedi Prasetyo selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri menyebutkan pihaknya memang telah meringkus seseorang yang diduga pembuat hoaks tujuh kontainer. Dia tidak merinci identitas orang tersebut.

Dedi hanya mengatakan seseorang yang ditangkap berinisial B. Kemudia, dia menyebutkan kepolisian akan memberikan informasi lebih rinci melalui konferensi pers pada Rabu (9/1).

“Inisial tersangka B, ditangkap di Bekasi saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190110165117-32-359959/kubu-jokowi-curiga-ada-aktor-intelektual-hoaks-surat-suara

Photo by Akshar Dave from Pexels

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *