Fitur Baru WhatsApp Tidak 100 Persen Basmi Hoaks

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengaku pembatasan pengiriman pesan berantai (forward messages) milik aplikasi Whatsapp tidak dapat menjamin 100 persen hoaks hilang dari platfrom anak perusahaan Facebook tersebut.

Namun, ia menegaskan paling tidak pembatasan penerusan pesan ini bisa menekan penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Kita tidak bisa address hoaks 100 persen, setidaknya kita bisa mitigasi risikonya. kita bisa memitigasi number as lower as possible,” ungkap Rudiantara di kantor Kemenkominfo, Senin (21/1).

Ia tak memungkiri jika aplikasi WhatsApp menjadi salah satu platform media sosial sebagai ladang penyebaran berita hoaks akibat fitur penerusan pesan. Informasi hoaks kerap berupa hasil penyalinan (copy dan paste) atau screenshot informasi dari Facebook.

“Modus operandi hoaks itu kalau dia post di Facebook sekali, setelah itu mereka take down sendiri dan kemudian mengambil screenshot dan membagikannya di WhatsApp. Screenshot ini kemudian menyebar di WhatsApp,” ungkapnya.

Rudi mengakui hal tersebut setelah melakukan pertemuan dengan Victoria Grand selaku VP Public Policy & Communication WhatsApp serta Carl Woog Lead of Public Affair Whatsapp.

Rudi menilai, pihak WhatsApp telah melakukan uji coba versi beta fitur pembatasan penerusan pesan. Ia mengatakan Indonesia termasuk dalam daftar negara prioritas yang akan menerima fitur tersebut untuk melawan hoaks.

“Based study WhatsApp, mereka melihat di dunia, ada negara-negara yang prioritas. Konten yang tersebar, atau situasi yang  bagaimana viralitas hoaksnya harus di-address segera,” terang Rudiantara di kantor Kemenkominfo, Senin (21/1).

Rudi menyebutkan pihaknya mendukung kehadiran fitur tersebut untuk mengurangi informasi hoaks yang viral di kalangan warganet di Indonesia.

“Victoria menyampaikan bahwa WhatsApp berikan fitur untuk membatasi jumlah forward, untuk mengurangi potensi viralnya hoaks. Kami sudah bicara sejak September 2018, tapi memang belum bicara ke teman-teman (media),” ungkap pria yang kerap disapa Chief RA ini.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190121205058-185-362634/kominfo-fitur-baru-whatsapp-tidak-100-persen-berantas-hoaks

Foto: https://pixabay.com/id/whatsapp-iphone-homescreen-ios-2105015/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *