24 Januari Bebas, Ahok Jadwalkan Besuk Isteri Jenderal Hoegeng

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta, dikonfirmasi pihak keluarga pada 24 Januari 2019 akan bebas dari penjara. Fifi Lety Indra, adik kandung yang juga pengacara Ahok mengatakan Ahok akan keluar pada tanggal tersebut setelah menerima remisi natal 2018.

“Buat semua yang kangen dan sayang #ahok memang benar Tgl 24 January #Ahok sudah bebas murni,” ucap Fifi Lety melalui akun sosial medianya (Instagram), Jumat (21/12).

Seusai keluar dari penjara, terpidana kasus penistaan agama itu juga diberitakan akan melakukan wawancara dengan salah satu stasiun televisi pada Sabtu 26 Januari 2019.

“Silakan menonton aja ya. Terima kasih sudah bertanya artinya Masih care. Doakan Yg terbaik all the best,” paparnya.

Agenda wawancara dengan televisi dilakukan mantan bupati Belitung Timur itu di samping agenda lainnya yaitu menjenguk Merry Roeslani Hoegeng, istri mantan Kapolri (Alm) Hoegeng Imam Santoso.

Sebelumnya, Ahok mendoakan kesembuhan Ibu Merry dan menginformasikan kepada Merry bahwa dia akan bebas pada 24 Januari 2019 mendatang dengan mengirimkan surat dari Mako Brimob.

“Yth Ibu Meri Hoegeng. Cepat sembuh ya bu. Saya sudah jadwalkan untuk mengunjungi ibu di rumah ketika sudah bebas,” tulis Ahok dalam surat itu, Rabu (19/12).

“Saya segera bebas di 24 Januari 2019. Tuhan dan juga kami semua sayang sama ibu. Salam dari Mako Brimob,” tulis Ahok.

Sementara itu, beberapa kolega juga menyambut rencana keluarnya Ahok dari penjara. Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi menyebutkan Ahok tak memerlukan perayaan-perayaan khusus menyambut kepulangannya.

“Saya bertemu terus terang saja sama Pak Ahok itu pada tiga minggu yang lalu. Beliau bilang jangan ada penyambutan macam-macam,” papar Djarot, Serang, Banten, Jumat (21/12).

Djarot menuturkan Ahok meminta semua pendukungnya untuk mensyukuri kebebasannya. Sebab, ia berkata Ahok merasa hukuman dipenjara adalah urusan pribadi.

“Pak Ahok tidak mau disambut-sambut. Karena beliau merasa itu urusan pribadi,” tuturnya.

Ahok divonis pidana 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017 karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama. Ahok dihukum terkait pernyataannya soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September 2016.

 

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181221140045-32-355499/bebas-24-januari-ahok-akan-besuk-isteri-jenderal-hoegeng

Photo by Donald Tong from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *