Berarti Mereka yang Antek Indonesia Kata Jokowi

Presiden Republik Indonesia sekaligus Calon presiden nomor urut 1 periode 2019-2014 Joko Widodo menangkis anggapan tentang dirinya “antek aseng” alias lebih condong ke Tiongkok selama menjadi presiden.

Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam pidatonya di acara deklarasi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Repnas, di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).

“Tenaga kerja China di Indonesia ada 24.000. Hati -hati, jangan ada lagi yang bilang 10 juta. Tenaga kerja Indonesia di China sendiri ada 80.000. Belum ditambah di Hong Kong dan Taiwan. Mungkin ada 200.000-an,” ucap Jokowi.

“Lalu yang antek aseng yang mana? Kalau dibalik ya, tenaga kerja Indonesia di sana lebih banyak. Berarti mereka yang di sana yang antek-antek Indonesia, kalau bicara antek-antekan,” lanjut dia.

Jokowi menyebutkan bahwa isu 10 juta tenaga kerja asal negeri China berbondong-bondong menuju Indonesia itu dimulai dari perkembangan ekonomi negara tirai bambu itu yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Akibatnya, 180 juta warga China berlibur ke penjuru dunia setiap tahunnya. “Lalu saya bertanya-tanya, kita (Indonesia) apa enggak bisa dapat (sebagai tujuan turis China)? Saya minta dong ke Presiden Xi Jinping, minta 10 juta,” ucap Jokowi.

“Nah, sejak saat itulah dipelintir, masuklah itu isu 10 juta tenaga kerja Tiongkok masuk di Indonesia. Padahal, secara keseluruhan, tenaga kerja asing di Indonesia kecil sekali, hanya 1 persen,” imbuh dia.

Sumber:

https://nasional.kompas.com/read/2018/11/03/13201831/jokowi-berarti-mereka-yang-antek-indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *