Indonesia-Mesir Teken Kontrak Dagang Senilai Rp 1,16 triliun

Mesir turut serta berpartisipasi dalam misi pembelian yang dilaksanakan selama acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 berlangsung pada 24-28 Oktober 2018.

KBRI Cairo memfasilitasi penandatanganan kontrak dagang Indonesia-Mesir senilai 76,48 juta dollar AS atau setara Rp 1,16 triliun dalam dua hari terakhir pelaksanaan TEI 2018.

Helmy Fauzi, Duta Besar Indonesia untuk Mesir mengaku puas dengan beberapa capaian yang diperoleh delegasi Mesir.Selain membukukan kontrak dagang, paling tidak enam penghargaan Primaduta Award diraih dalam TEI 2018.

Menurutnya, perolehan tersebut tidak terlepas dari kerja sama erat yang telah dipupuk antara pengusaha Indonesia, Mesir, dan KBRI Cairo.

“Memaksimalkan perwakilan di luar negeri sebagai garda depan penjualan produk Indonesia adalah hal tepat untuk terus meningkatkan volume ekspor kita ke luar negeri,” ucap Helmy, Senin (29/10/2018).

Paling tidak ada delapan nota kesepahaman kontrak dagang RI-Mesir yang ditandatangani pada dua hari terakhir acara tersebut.

Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) mengikat kontrak ekspor kertas fotokopi dengan El Fahd Kamal Saad Co sebesar 5 juta dollar AS.

Kemudian, Egyptian Saudia Co  dan PT Mayora Indah sepakat membuat kontrak dagang produk kopi, biskuit dan makanan ringan senilai 2 juta dollar AS.

Haggag Import and Export Co dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) meneken kontrak dagang komoditas kopi sebesar 1,17 juta dollar AS.

Selanjutnya, El Wessam dan PT Selamat Sempurna Tbk menandatangani ekspor produk filter kendaraan senilai 400 ribu dollar AS.

Tidak hanya itu, produsen produk olahraga ‘Ardiles’, PT Wangta Agung berhasil meneken MoU dagang dengan Cleopatra Co untuk penjualan sepatu olahraga dan bola sebesar 200 ribu dollar AS.

Perusahaan Mesir, Awlad Abdel Sanad Co membuat tiga kontrak dagang impor rempah nusantara dengan tiga perusahaan nasional, yakni komoditas pala dengan PT Delta Mas Internusa senilai 96.300 dollar AS, komoditas cengkeh dengan CV Agro Tani Makmur senilai 104 ribu dollar AS dan komoditas batang cengkeh dengan Star Laboratories senilai 10.000 dollar AS.

Sedangkan pada pelaksanaan TEI hari sebelumnya, ada enam MoU ekspor komoditas nusantara antara Mesir dan pengusaha Indonesia senilai 67,5 juta dollar AS.

“Sehingga dalam pelaksanaan TEI 2018 ini, KBRI Cairo berhasil memfasilitasi kontrak dagang RI-Mesir dengan nilai total 76.480.300 dollar AS,” ucap Helmy.

Nilai tersebut, lanjut Helmy, di luar potensi transaksi untuk produk alumunium antara Inalum dengan Canadian Aluminium Egypt sebesar 12 juta dollar AS.

Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/29/174614226/indonesia-mesir-teken-kontrak-dagang-rp-116-triliun.
Photo by Andreea Ch from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *