Belanja Buku Tidak Dikenakan Aturan Belanja Barang Online dari Luar Negeri Maksimal 75 Dollar AS

Melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan mengecualikan barang buku dalam aturan terbaru tentang impor barang kiriman. Kebijakan impor barang kiriman yang baru menetapkan nilai barang yang dibeli dari luar negeri maksimal 75 dollar AS per penerima dalam sehari.

Kebijakan tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.04/2018 tentang Perubahan atas PMK Nomor 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman. Kebijakan ini ditetapkan di Jakarta pada 6 September 2018, ditandatangani Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan, diundangkan 10 September dan berlaku 30 hari sejak diundangkan.

Penetapan pembebanan tarif bea masuk dikecualikan terhadap impor barang kiriman berupa buku disebutkan dalam Pasal 20 ayat (2). Aturan dalam ayat (2) itu sebagai penjelasan dari ayat (1) yang menyebutkan tentang tarif pembebanan bea masuk sebesar 7,5 persen dan nilai pabeannya ditetapkan berdasarkan keseluruhan nilai pabean barang kiriman.

jika melebihi 75 dollar AS maka barang kiriman tersebut dikenakan tarif bea masuk, sesuai ketentuan di awal. Dalam PMK tersebut, hal itu bisa ditemukan di Pasal 13, yang menjelaskan bahwa barang kiriman bisa dibebaskan dari bea masuk dengan nilai pabean maksimal 75 dollar AS.

Juga disebutkan dalam pasal yang sama, pembebasan bea masuk berlaku bagi setiap penerima barang dalam satu hari dan lebih dari satu kali pengiriman dalam sehari, selama nilai pabean atas keseluruhan barangnya tidak lebih dari 75 dollar AS.

Petugas akan memungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor jika nilai barang lebih dari itu. Deni Surjantoro selaku Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi DJBC menjelaskan ketentuan itu berlaku untuk semua jenis buku, pada Minggu (16/9/2018).

Tetapi dengan catatan, buku tersebut masuk di dalam kategori barang kiriman tanpa menggunakan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB).

“Untuk dikategorikan sebagai barang kiriman tanpa menggunakan dokumen PIB, seluruh barang kiriman maksimal 1.500 dollar AS,” ucap Deni.

Dengan demikian, masyarakat yang sering beli buku secara online dari luar negeri dipastikan terbebas dari ketentuan tersebut. Deni menyebut, dengan kata lain, impor barang kiriman berupa buku dikenakan tarif bea masuk sebesar 0 persen.

Dalam peraturan sebelumnya, nilai barang kiriman yang dibeli dari luar negeri maksimal  100 dollar AS.

 

Sumber:  https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/17/054300226/aturan-belanja-barang-online-dari-luar-negeri-maksimal-75-dollar-as-tak.

Foto: https://www.pexels.com/photo/pile-of-books-159866/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *