Presiden Turki Mengajak Rakyat Menjual Dollar dan Euro

Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki mengajak rakyatnya supaya menjual uang dollar AS dan euro mereka untuk ditukar dengan lira. Langkah tersebut demi membantu mengangkat nilai mata uang Turki  yang menukik tajam setelah Presiden AS Donald Trump menggandakan tarif impor baja dan aluminium atas Turki. Erdogan, Sabtu (11/8/2018), mengajak penduduk Turki untuk membantu mendukung lira agar dapat memenangkan apa yang digambarkannya sebagai sebuah “perang kemerdekaan”.

“Jika ada uang dollar di bawah bantal Anda, keluarkan. Jika ada uang euro, keluarkan. Segera berikan kepada bank untuk ditukar dengan lira Turki,” ucap Erdogan kepada para pendukungnya di kota Unye.

“Dengan melakukan hal ini, kita akan memperjuangkan perang kemerdekaan dan juga masa depan,” lanjut dia dilansir The Guardian. Melansir dari Reuters.com, lira, mata uang Turki telah dalam kekhawatiran akan terus merosot akibat kebijakan moneter Erdogan, serta hubungan dengan AS yang semakin memburuk. Pada Jumat (10/8/2018), nilai mata uang lira telah menurun hingga 18 persen.

Hal tersebut merupakan penurunan paling besar dalam sehari semenjak krisis keuangan di Turki pada 2001 lalu. Efek penurunan meluas melalui pasar keuangan global, terutama pada pasar saham Eropa, yang terpukul karena para investor yang takut akan tekanan bank terhadap Turki. Erdogan sudah memperingatkan kepada AS agar tidak mempertaruhkan hubungannya dengan Turki. Dia bahkan mengancam negaranya akan mencari sekutu baru.

“Kecuali AS mulai menghormati kedaulatan Turki dan membuktikan bahwa negara itu paham tentang bahaya yang sedang dihadapi bangsa kita, relasi kita bisa dalam bahaya,” ucap Erdogan dikutip New York Times.

“Kegagalan untuk membalikkan tren unilateralisme dan tindakan tidak hormat ini mengharuskan kami untuk mulai mencari kawan dan sekutu baru,” dia melanjutkan. Erdogan juga meminta rakyat Turki untuk tidak khawatir atas fluktuasi nilai tukar mata uang negara. Dia mengungkapkan, Turki masih mempunyai beberapa alternatif dari Iran, Rusia, China, dan sejumlah negara Eropa.

 

Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2018/08/12/17170001/erdogan-ajak-rakyat-turki-jual-dollar-dan-euro.

Photo by Faruk Melik ÇEVİK on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *