Penyebab Rupiah Merapat ke Level Rp 14.700 per Dollar AS

Nilai tukar rupiah kembali mengalami penurunan terhadap dollar Amerika Serikat (AS), Jumat (24/8/2018). Pertama kalinya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, rupiah mencapai level Rp 14.650 per dollar AS.

Bhima Yudhistira, Peneliti Institute of Development for Economics and Finance (Indef) mengungkapkan, tren tersebut bisa terus berlangsung hingga akhir tahun dengan depresiasi yang semakin besar.

“Angka psikologis rupiah adalah Rp 14.750 (per dollar AS) dan ada kemungkinan ke sana. Jika menembus lebih dari angka itu maka kemungkinan rupiah akan terus tertekan hingga akhir tahun,” tutur Bima.

Ia menegaskan, lanjut Bima, bahwa hingga minggu depan para investor masih akan terus melakukan panic sell off. Hal tersebut terpengaruh dari adanya implikasi naiknya suku bunga The Fed pada September dan Desember yang masing-masing sebesar 25 basis poin (bps).

“Investor akhirnya melakukan flight to quality dengan berburu instrumen keuangan berdenominasi dollar. Ini terlihat dari indeks dollar AS yang masih bertengger di 95,4,” kata Bima.

Semakin menurunnya rupiah terhadap dollar AS juga disebabkan oleh yield spread antara US Treasury atau surat berharga pemerintah AS dan Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang semakin lebar. Imbal hasil alias yield obligasi AS tercatat 2,82 persen, sedangkan SBN tenor 10 tahun menembus 8 persen.

“Semakin lebar yield spread menunjukkan investor asing cenderung menjual surat utang Indonesia. Krisis Turki dan ketidakpastian perang dagang AS-China juga menambah parah keadaan ekonomi global,” kata Bima.

Oleh sebab itu, kebijakan yang diambil Bank Indonesia (BI) untuk mengintervensi cadangan devisa pun cukup mendesak. BI pun diharapkan bisa terus mengambil langkah guna menstabilkan rupiah.

“BI juga diharapkan konsisten melakukan kebijakan preemptive dan ahead the curve dengan menaikkan bunga acuan 25-50 basis poin (bps) sebelum rapat FOMC Fed pada tanggal 25-26 September dan 18-19 Desember 2018,” ucap Bima.

Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/24/171418526/rupiah-dekati-level-rp-14700-per-dollar-as-ini-penyebabnya.

https://www.pexels.com/photo/airport-bank-board-business-534216/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *