Pengaruh Asian Games Terhadap Ekonomi RI

Asian Games 2018, pesta olahraga terbesar di Asia telah resmi dibuka. Indonesia sebagai tuan rumah akan mendapat banyak keuntungan dari ajang ini, salah satunya dari sisi ekonomi.

Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas mengucapkan,‎ output perekonomian DKI Jakarta ketika menjelang dan pelaksanaan Asian Games ‎bertambah sekitar Rp 40,6 triliun. Angka ini diperoleh dari kegiatan kontruksi persiapan sarana dan prasarana sebesar Rp 18,5 triliun, kegiatan opersional penyelenggaraan Rp 20,9 triliun dan kegiatan pengunjung domestik mancanegara Rp 1,2 triliun.

Di lain tempat, untuk output perekonomian Palembang‎ bertambah senilai Rp 11,1 triliun. Ini terdiri dari kegiatan konstruksi persiapan sarana dan prasarana Rp 9 triliun, kegiatan operasional penyelenggaraan Rp 1,6 triliun dan kegiatan domestik dan mancanegara negara sebesar Rp 439 miliar.

“Kenapa jadi penting? karena akan muncul pentas olahraga baru, infrastruktur baru. Sejarah 1962 kita punya kompleks olahraga Senayan, kalau tidak jadi tuan rumah belum tentu punya. Berikutnya adalah ekonomi apakah pariwisata, kesepakatan kerja, kesepakatan usaha, promosi wilayah Jakarta dan Palembang,” ucapnya.

Sarman Simanjorang selaku Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta mengungkapkan, beberapa sektor mendapatkan pengaruh positif dari Asian Games yakni pariwisata, transportasi, jasa, makan, minuman dan hiburan.‎Sementara itu, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga mencicipi manfaat ekonomi Asian Games 2018, melalui pembuatan dan penjualan aksesoris Asian Games. ‎

“Koordinasi antara negara sudah berjalan booking hotel, transportasi, guide tempat wisata,” terangnya.

Menurut Sarman, setelah‎ Asian Games 2018 resmi dibuka pada 18 Agustus 2018, geliat ekonomi akan terus meningkat. Pasalnya, Indonesia khususnya wilayah yang terdapat venue pertandingan Asian Games akan terus dikunjungi turis baik lokal maupun manca negara.

“Mulai minggu terakhir peningkatam ekonomi dirasakan, transportasi meningkat, hunian, hotel sudah full, merchandise Asian Games ‎laris terjual,” ucapnya. konfederasi buruh pun juga mendukung gelaran pesta olahraga ini.

Said Iqbal, Presiden KSPI, menegaskan masyarakat buruh mensupport jalannya Asian Games yang tertib dan damai.

“Kehormatan bagi Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. Nilai yang baik tecermin dari suksesnya pelaksanaan Asian Games. Indonesia harus juara,” kata dia.

Sebanyak 45 negara peserta berjuang menjadi yang terbaik dengan mengikuti 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Asian Games 2018 berlangsung 18 Agustus-2 September.

 

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3622604/ini-dampak-asian-games-2018-ke-ekonomi-ri

Photo by NordWood Themes on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *