Aktivitas Netizen akan Dipantau Ditjen Pajak

Direktorat Jenderal Pajak akan memantau kegiatan para wajib pajak melalui media sosial dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak.

Langkah ini dilakukan untuk menambah basis data dari para wajib pajak yang saat ini sudah dimiliki oleh Ditjen Pajak. Diharapkan dengan langkah ini kepatuhan akan pajak di masyarakat akan meningkat.

“Tapi ini kan baru rencana. Karena media sosial itu kan sangat luas, jadi masih butuh persiapan,” ucap Iwan Djuniardi, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Rabu (29/8/2018).

Menurut Iwan, Ditjen Pajak akan menggunakan sistem Sosial Network Analytics (Soneta) untuk merekam keseluruhan data tersebut. Sistem ini mampu merekam jaringan distribusi wajib pajak, jaringan pemegang saham, jaringan kepemillikan saham ataupun untuk analisis penyandingan data baik untuk PPh maupun PPN.

Tidak hanya itu, Ditjen Pajak juga mampu melihat jaringan hubungan keluarga antar wajib pajak melalui sistem Soneta.

“Misal kita lihat dalam seminggu orang ini berada di mana, misal lihat Instagram atau Facebook, kita bisa liat dia pergi atau berhubungan sama siapa,” ucap Iwan.

Kendati demikian, dari pihak Ditjen Pajak masih mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung langkah tersebut.

Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/30/060300126/ditjen-pajak-akan-pantau-aktivitas-netizen-di-medsos.

Photo by energepic.com from Pexels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *