Gubernur 2 Periode, Layak Maju ke Pentas Nasional

SuaraDemokrasi.com – Memimpin negara ini membutuhkan orang yang tangguh. Tangguh di bidang manajerial, birokrasi, politik dll. Terpilihnya Jokowi menjadi presiden tahun 2014 sebenarnya bisa menjadi tradisi yang baik bagi kepala daerah-kepala daerah untuk menapaki jenjang karier politik menuju kursi kepemimpinan nasional. Jokowi seperti banyak kita ketahui, berawal dari Walikota Solo selama 2 periode, Gubernur Jakarta dan Presiden Republik Indonesia. 

Mari kita coba tengok, siapa-siapa saja gubernur yang berhasil memimpin daerahnya selama 2 periode dan memperoleh banyak penghargaan. Terpilihnya mereka 2 periode bisa dianggap sebagai tingkat kepercayaan masyarakat kepadanya sangat tinggi. Penghargaan-penghargaan yang diterimanya bisa dianggap sebagai prestasi kepemimpinannya.

Berikut ini beberapa Gubernur yang menjabat 2 kali dan menurut SuaraDemokrasi.com layak maju ke pentas Pilpres sebagai nama alternatif dari nama-nama yang sudah beredar sebelumnya.

Pakde Karwo atau Soekarwo

Gubernur Jatim 2 kali ini juga sarat prestasi di Jawa Timur. Berhasil membawa Jatim tumbuh lebih tinggi dibanding rata-rata di Indonesia. Pakde Karwo sebenarnya layak bila diangkat di level nasional. Sayangnya dalam survey-survey capres, namanya tidak  masuk peredaran. 

Beliau berhasil memajukan perekonomian daerah dengna pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5,18 persen pada kuartal I tahun 2015 melebihi rata-rata nasional sebesar 4,71 persen. Ditambah lagi dengan perbaikan koefisien Gini yang mengukur tingkat disparitas antara si kaya dan si miskin.  tas dasar kiprah itulah, Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. H. Mohammad Nasih, MT., SE., Ak., dengan persetujuan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan/Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) kepada Soekarwo. (Sumber Wikipedia)

Ahmad Heryawan

Nama lengkap, Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si [3] (lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 19 Juni 1966; umur 52 tahun) atau memiliki sapaan Aher adalah seorang politisi Indonesia. Ia adalah Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018 setelah memenangi pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2013. Tapi beberapa survei kurang menunjukkan elektabilitas beliau. Namanya diusung oleh partainya sebagai cawapres. Tunggu saja hingga Agustus 2018, apakah terealisasi atau tidak.  Sejak kepemimpinannya tahun 2008, Kang Aher meraih banyak penghargaan. Lebih dari 200 perhargaan diraih kang Aher untuk daerah Jawa Barat dan meningkatkan popularitas Ahmad Heryawan sebagai figur Gubernur berprestasi.

Tuan Guru Bajang

Namanya juga sering disebut-sebut dalam berbagai survey kepemimpinan nasional.  Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) (lahir di Pancor, Selong, 31 Mei 1972; umur 46 tahun) adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat 2 periode, masa jabatan 2008-2013 dan 2013-2018.  Prestasi selama menjabat menjadi Gubernur NTB tak kalah mentereng dibanding Aher. TGB yang mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinan nasional, digadang-gadang menjadi pendamping Jokowi kelak.

Ada lagi Gubernur 2 Periode yang Anda anggap layak maju dalam pentas kepemimpinan nasional? Silahkan tinggalkan nama di kolom komentar.

Ikuti Polling  Siapakah Yang Layak Menjadi Presiden Republik Indonesia di 2019? di sini http://suarademokrasi.com/2018/04/polling-siapakah-yang-layak-menjadi-presiden-republik-indonesia-di-2019/

——–
Ditulis Keenan – Redaksi SuaraDemokrasi.com
Photo by Joakim Honkasalo on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *