Fakta-fakta Mengejutkan dari Pelaku Bom Pasuruan

Kapolsek Bangil Pasuruan dikejar pelaku bom Pasuruan yang akan dilempar tas berisi penuh bom

SuaraDemokrasi.com – Bom kembali meledak di pemukiman warga di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, Kamis (5/7) siang. Pada awalnya terjadinya ledakan itu dipastikan bukan ledakan bom.

Namun kemudian, belakangan dipastikan bila ledakan itu adalah bom yang diledakkan oleh seorang warga yang mengontrak di kampung tersebut. Bahkan polisi juga menyebut bahwa pengontrak rumah itu memiliki kaitan dengan jaringan terorisme.

Berikut ini ada beberapa fakta yang berhasil dihimpun mengenai terjadinya bom yang mengguncang Pasuruan di siang bolong tersebut.

1. Terdengar ledakan hingga 4 kali
Ledakan bom yang mengejutkan warga desa Pogar, Bangil, Pasuruan sempat terdengar 4 kali oleh warga.

“Ledakan pertama terjadi pukul 11.30. Kemudian disusul tiga ledakan berikutnya,” kata seorang warga, Firman Andrei (35).

Menurutnya, ledakan bom pertama terjadi di dalam rumah. Sementara tiga lainnya meledak di rumah Saprani yang dikontrak.

Kepala Bangil, Rahmat Syarifudin mengatakan, pembom bernama Anwardi menandatangani rumah Saprani.

2. Pelaku ikut cedera setelah meledakkan bom
Anwardi yang merupakan pelaku bom di pemukiman warga di Pasuruan itu ikut terluka akibat bom yang dibawanya meledak. Namun, Anwardi kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Warga yang bernama Firman Andre melihat Anwardi terlukan di bagian wajah karena ledakan bom yang dibawa. Namun, berhasil lolos.

3. Anak pembawa bom terluka
Dinyatakan oleh polisi, satu anak yang menjadi korban ledakan bom Bangil, Pasuruan, Jawa Timur menderita luka bakar.

“Satu korban terluka, anak penyewa rumah kontrakan yang terjadi ledakan. Luka yang dideritanya akibat dari ledakan tersebut,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal.

Iqbal juga menuturkan bahwa ada seorang wanita yang dikenal sebagai ibu dari anak itu telah diamankan. Polisi memerlukan keterangan dari perempuan yang berinisial DR dan diyakini sebagai istri terduga pemilik bom.

4. Anwardi sempat dikejar polisi
Sebelum melarikan diri, Anwardi (50) setelah ledakan bom yang pertama, dia sempat mengancam warga yang mengerumuni rumahnya. Anwardi juga sempat dikejar oleh polisi.

“Saya dapat telepon, ada ledakan bom. Saya dan anggota langsung ke TKP. Saat di TKP dia mengejar saya sambil membawa tas ransel,” kata Kapolsek Bangil Kompol M Iskak.

Iskak juga mengatakan, ketika dikejar, ia lari karena tak membawa senjata, “Karena saya nggak membawa senjata, saya lari, itu bagian dari bela diri saya,” terangnya.

5. Polisi terus memburu Anwardi pelaku pembawa bom Pasuruan
Anwardi, si pemilik bom yang meledak di Bangil, Pasuruan, masih dikejar oleh pihak kepolisian. Meski kondisinya terluka, Anwardi melarikan diri dengan sepeda motor.

“Dia kabur dan saat ini masih dalam pengejaran,” tegas Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin.

Sebelum kabur, Anwardi mengancam warga yang akan mendekati rumahnya karena mendengar suara ledakan. Bahkan Anwardi, yang diketahui berasal dari Aceh, sempat mengejar Kapolsek Bangil Kompol M Iskak.

Namun, Kapolsek Bangil berhasil menghindar dari kejaran pelaku. Pelaku diketahui terluka di bagian wajah akibat ledakan bom miliknya.

6. Pembawa bom sempat ditembak dengan senapan angin
Meski kondisinya terluka, Anwardi masih mampu untuk meloloskan diri. Ketika mencoba kabur, seorang warga sempat menembak Anwardi dengan senapan angin.

“Warga takut kalau dia kabur akan mencelakai orang, makanya dikepung sambil menunggu polisi datang,” kata warga yang rumahnya berdekatan dengan Anwardi, Firman Andre.

Meski terluka karena bom yang dibawanya, Anwardi masih berusaha kabur. “Warga sempat menembaknya dengan senapan angin, namun nggak apa-apa,” terang Firman.

(sumber berita : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4101052/punya-3-ktp-dan-bekas-napiter-ini-fakta-fakta-pelaku-bom-pasuruan)

(sumber foto : http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/kapolsek-bangil-pasuruan-dikejar-pelaku-hingga-dilempari-tas-berisi-bom-yang-kemudian-meledak_20180705_160009.jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *