Sandiaga Uno Kecurian di Rumah Dinasnya

Sandiaga Uno memberikan pernyataan saat rumah dinasnya kecurian

SuaraDemokrasi.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, terjadinya peristiwa pencurian di rumah dinasnya menjadi tamparan bagi Pemprov DKI Jakarta.

“Ini tamparan buat kami bahwa di fasilitas yang sebetulnya paling aman bisa terjadi peristiwa seperti ini,” ujarnya ketika berada di kawasan Kelapa Gading, Kamis (14/6),

Dirinya juga mengatakan, jika hal ini akan dijadikan evaluasi untuk Pemprov DKI untuk semakin meningkatkan keamanan, khususnya jelang Idul Fitri.

“Kami mengingatkan pada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaannya di hari raya nanti. Karena masih ada segelintir orang yang mencari kesempatan dalam kesempitan di mana kami membuka ruang untuk berinteraksi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini kasus pencurian di rumah dinasnya telah ditangani pihak kepolisian. Polisi telah mengetahui nomor polisi sepeda motor yang dipakai pelaku untuk menuju rumah dinas itu.

Peristiwa pencurian di rumah dinas wakil gubernur DKI Jakarta itu terjadi pada Selasa (12/6).

Sandiaga juga mengatakan, bahwa pencurian itu terjadi ketika acara buka bersama oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bersama sejumlah elemen masyarakat.

Pada acara itu dihadiri oleh 200-300 orang. Pada awalnya, acara itu diisi dengan tausyiah oleh Ustadz M. Nasih berjalan dengan lancar.

“Setelah kejadian tersebut, pak Ustadz Nasih mengakui kehilangan orangnya berbaju biru ketika saat tarawih dan baru mengetahui setelah usai menjalankan tarawih,” ujar Sandi.

Masih menurut Sandi, bahwa ketika itu ustadz Nasih kehilangan ponselnya. Kejadian itu, terekam oleh CCTV rumah dinas Wagub.
(Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/14/18343681/pencurian-terjadi-di-rumah-dinasnya-sandi-bilang-ini-sebuah-tamparan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *