Presiden Tak Arahkan Untuk Menangkan Pasangan Tertentu di Pilkada Serentak 2018

SuaraDemokrasi.com – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan tidak terdapat perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna memenangkan pasangan calon tertentu di Pilkada 2018, termasuk untuk mantan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang berpasangan dengan Emil Dardak dalam pemilihan kepala wilayah (pilkada) Provinsi Jawa Timur 2018.

“Dalam kesempatan ini, tadi saya bertiga dengan Presiden dan Mensesneg ingin mengklarifikasi apa yang disampaikan oleh salah satu ketua umum partai yang mengatakan Presiden sebagai Kepala Negara dan kepala pemerinrahan menugaskan kepada Ketum Partai Golkar untuk memenangkan ibu Khofifah. Itu sama sekali tidak benar,” kata Pramono di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Diketahui, dalam kampanye calon gubernur dan calon wakil gubernur di Probolinggo pada Sabtu 23 Juni 2018, Ketum DPP Partai Golkar yang pun Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan mendapat arahan langsung dari Presiden Jokowi guna memenangkan Khofifah-Emil Dardak.

Airlangga menuliskan arahan Presiden Jokowi bukan tanpa alasan. Meski Presiden Jokowi ialah kader PDI-P, arahan pemenangan Pilkada Jawa Timur malah ditujukan guna Khofifah sebab Khofifah dulu yang menolong Presiden Jokowi ketika pencalonan dalam pemilihan presiden (pilpres).

Tak hanya pilpres, tapi ketika di dalam pemerintahan, Khofifah pun membantu Presiden sebagai Menteri Sosial sampai-sampai soal kedekatan antara Khofifah dan Presiden Jokowi tak butuh diragukan lagi, demikian dikatakan oleh Airlangga.

“Tidak pernah ada penugasan oleh Presiden kepada siapa pun karena Presiden harus netral. Sekali lagi Presiden harus netral,” bantah Pramono.

Walau ia mengakui bahwa secara individu Persiden Jokowi punya kedekatan dengan family Bung Karno ialah kedekatan pribadi.

“Dan pertemuan Presiden misalnya dengan Mbak Puti (Sukarno) dengan mas Djarot (Saiful Hidayat) dan dengan Mas Ganjar (Pramono) adalah dalam kapasitas presiden sebagai pribadi. Jadi itu yang ingin kami sampaikan karena besok mau pilkada, ini kan simpang siur seakan-akan ada penugasan dari Presiden untuk memenangkan calon tertentu, kami tegaskan tidak ada,” tegas Pramono.

Sumber berita dan foto : https://news.okezone.com/read/2018/06/27/337/1914480/presiden-netral-di-pilkada-2018-tidak-pernah-ada-penugasan-menangkan-calon-tertentu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *