Pemerintah Akan Evaluasi Pasokan Premium Bila Permintaan Rendah

Menteri ESDM Jonan

SuaraDemokrasi.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pasokan bahan bakar minyak jenis premium apabila memang permintaan di masyarakat rendah.

“Saya ingin melakukan test pasar yang beli premium dan pertalite lebih banyak mana? Namun, sepintas saya lihat memang banyak yang membeli pertalite, khususnya pengendara sepeda motor,” kata Jonan seperti dikutip Antara, Kamis (7/6),

Hal tersebut disampaikan ketika dirinya bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshrullah Asa saat meninjau salah satu stasiun pengisian BBM di kawasan Kaliurang, Yogyakarta.

Jonan juga mengatakan bahwa pemerintah saat ini terus menambah pasokan premium ke SPBU di Jawa, Bali, dan Madura ke 571 SPBU menjadi 1.519 SPBU kemudian kembali ditambah di 2.90 SPBU.

Pemerintah mengaku siap memasok premium dalam jumlah banyak jika masyarakat membutuhkan.

“Namun, kalau ternyata peminatnya rendah maka akan kita evaluasi. Setidaknya hingga akhir bulan ini akan dilakukan evaluasi,” kata Jonan.

Jonan masih terus memantau jika pembelian premium di seluruh daerah banyak atau rendah peminatnya.

“Kita akan menyediakan premium. Kalau premium hilang, nanti jadi ramai,” lanjut dia.

Animo masyarakat terhadap ternyata memang masih sangat tinggi. Maka dari itu pemerintah siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun sebaliknya jika animo rendah maka akan dievaluasi.

“Setiap harinya dan setiap SPBU akan dipasok sebanyak 8.000 liter premium,” katanya.

Kepala BPH Migas Fanshrullah Asa juga mengatakan BPH Migas siap memastikan pasokan premium sesuai yang ditugaskan pemerintah. Sementara itu, Direktu Pemasaran Ritel PT. Pertamina Mas’ud Khamod mengatakan untuk mengantisipasi mudik dan arus balik lebaran 2018, pihaknya akan meningkatkan pasokan premium ke beberapa SPBU.

Secara nasional telah ada penambahan sebesar 25 persen khususnya untuk Jawa Tengah penambahannya sebesar 30-35 persen.

Selain itu Pertamina juga akan menyediakan premium di jalan tol fungsional dengan menyediakan BBM Kios, Kantong BBM, dan 300 motor keliling yang jugal kemasan premium.

(Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2018/06/08/080000426/menteri-jonan–pasokan-premium-akan-dievaluasi-jika-permintaan-memang-rendah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *