Nuruzzaman Hengkang dari Gerindra setelah Fadly Zon Menghina Yahya Staquf

Nuruzzaman

SuaraDemokrasi.com – Muhammad Nuruzzaman, wakil sekjen Partai Gerindra memutuskan untuk keluar dari partai karena tak terima ketika kiainya, Katib Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (OBNU) Yahya Cholil Staquf dihina ketika menjadi pembicara di Israel.

Nuruzzaman merasa bahwa wakil ketua umum Gerindra Fadli Zon itu telah menghina Yahya Staquf melalui cuitannya di Twitter mengenai kehadirannya di sebuah forum atas prakarsa American Jewish Commitee sebagai pembicara berkaitan dengan konflik Israel-Palestina.

“Ya, ini adalah bentuk respon santri kepada kiainya sebenarnya. Jadi ini santri NU yang merespons saat ada orang yang menyerang kiainya,” ucap Nuruzzaman ketika dihubungi pada Rabu (13/6).

Dia juga menambahkan, bahwa kemarahannya makin memuncak karena Fadli telah menghina Yahya terkait acara di Israel.

Menurutnya, adanya fakta yang telah dibelokkan menjadi sebuah hal yang politis terkait hadirnya Yahya dan dihubungkan dengan isu ganti presiden.

“Bagi para santri, ini merupakan penghinaan pada kiai mengenai harga diri dan marwah, sesuatu yang pak Prabowo tidak pernah mampu untuk memahami karena bapak lebih mementingkan hal politis saja,”lanjut Nuruzzaman.

Sesungguhnya juga ada masalah lain yang membuatnya keluar dari Gerindra, yakni saat pertarungan Pilkada DKI.

Ia menilai, Gerindra telah berkontribusi serta memproduksi isu SARA sepanjang pilkada Jakarta berlangsung.

Masalah lain mengenai sikap Gerindra yang menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Ormas untuk kemudian disahkan menjadi undang-undang.

Nuruzzaman mengatakan, sebagai kader NU, sudah selayaknya untuk mendukung Perpu tersebut, namun pada kenyataannya bertentangan dengan sikap partai.

“Oleh sebab itu, saya telah memikirkan benar-benar untuk mundur dari partai Gerindra pada Desember 2017 lalu. Keluarnya saya ini karena kontribusi serta ketulusan untuk berjuang bersama tidak pernah terakomodir dengan premis awal saya di atas,” ujarnya.

(Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2018/06/13/10380961/fadli-zon-hina-yahya-staquf-nuruzzaman-hengkang-dari-gerindra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *