Kabupaten Kampar Melakukan Pilkada Ulang Karena Adanya Kekurangan Surat Suara

Pilkada serentak 2018

SuaraDemokrasi.com – Kabupaten Kampar, Riau terpaksa melakukan pengumutan suara ulang untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau. Pemungutan suara ulang itu dilakukan di Desa Gajah Bertalut, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Pemungutan suara itu terpaksa dilakukan karena terjadinya kekurangan surat suara.

“Pemungutan suara ulang (PSU) itu rencananya akan dilakukan pada hari Sabtu (30/6/2018)” kata ketua Bawaslu Riau, Rusidi Ruslan yang dihubungi awak media pada Kamis kemarin (28/6/2018).

Mengenai kekurangan surat suara pada pilgub dan wagub Riau (27/6) ada 227 lembar. Hal itu mengakibatkan masyarakat banyak yang tidak menggunakan hak suaranya.

Selain itu, pada Kamis kemarin juga sudah dilakukan pemungutan suara ulang di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, Kamis (28/6).

Di tempat pemungutan suara itu telah ditemukan pelanggaran yakni salah satu anggota KPPS mencoblos dua kali di TPS 003. Pelaku pencoblosan dua kali itu beralasan menggantikan istrinya yang sedang sakit.

“PSU di Pulau Tinggi sudah dilakukan kemarin. Kita memantau langsung ke lokasi pemungutan suara,” kata Rusidi.
Selain di Kabupaten Kampar, PSU juga akan digelar di wilayah Dumai, Siak, dan Indragiri Hilir, Sabtu (30/6/2018).

(sumber berita : https://regional.kompas.com/read/2018/06/29/11090921/kabupaten-kampar-gelar-pilkada-ulang-akibat-kekurangan-surat-suara)
(sumber foto : https://asset.kompas.com/crop/27×1:869×563/750×500/data/photo/2018/06/28/706944443).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *