Indonesia Akhirnya Terpilih sebagai Dewan Keamanan PBB

Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB

SuaraDemokrasi.com – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Jumat ini (8/6) telah memilih lima negara sebagai anggota Dewan Keamanan mulai 1 Januari 2019. Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Jerman, Belgia, Afrika Selatan, dan Republik Dominika.

Kelima negara itu akan menempati posisi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk masa jabatan dua tahun hingga akhir 2020 mendatang.

Adalah kali pertama bagi Indonesia masuk ke dalam satu-satunya dewan badan PBB yang memiliki kewenangan untuk membuat keputusan mengikat secara hukum serta memiliki kuasa untuk menjatuhkan sanksi maupun melakukan pengesahan pengerahan kekuatan.

Selain Indonesia, tugas sebagai anggota Dewan Keamanan juga menjadi yang pertama bagi Republik Dominika serta Afrika Selatan. Dan Jerman sudah 6 kali terpilih sebagai anggota Dewan Keamanan PBB.

Dilansir oleh Reuters, Indonesia mendapatka banyak suara dibandingkan Maladewa untuk satu tempat terakhir yang diperebutkan. Sementara itu empat negara lainnya lolos tanpa perlawanan.

Kelima negara yang terpilih ini menggantikan anggota Dewan Keamanan yang akan habis masa jabatannya pada akhir 2018 ini, yaitu Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia, dan Kazakhstan yang telah menjabat sejak 2017.

Dewan Keamanan PBB sendiri terdiri dari lima anggota tetap yaitu, Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris, dan Prancis. Serta sepuluh anggota tidak tetap yang menjabat selama 2 tahun.

Pada setiap tahunnya, Majelis Umum PBB memilih lima negara melalui pemungutan suara secara tertutup.

Dikatakan sebelumnya oleh menteri luar negeri, Retno LP Marsudi bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang baik untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Menlu juga meyakinkan kepada para duta besar dan diplomat negara sahabat tentang komitmen Indonesia sebagai mitra untuk mewujudkan perdamaian dunia dan memberikan kontribusinya supaya perdamaian dan kestabilan negara terjaga.

Terkait adanya isu kemanusiaan, Retno juga menjelaskan bahwa Indonesia hadir serta berada di depan ketika negara-negara anggota PBB membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk ketika terjadi bencana alam besar seperti di Haiti, Fiji, dan Nepal.

Pada 8 Juni 2018 ini, Majelis Umum PBB telah menetapkan Indonesia sebagai salah satu anggota Dewan Keamanan PBB dengan mengalahkan Maladewa dan berhasil mendapatkan dukungan dari anggota PBB lainnya.

(Sumber : https://internasional.kompas.com/read/2018/06/08/22520981/indonesia-terpilih-menjadi-anggota-dewan-keamanan-pbb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *