Harapan Presiden di 2019 Nanti Tidak Ada yang “Disclaimer”

Presiden dan Wakil Presiden menerima hasil laporan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat tahun 2017

SuaraDemokrasi.com – Harapan Presiden Joko Widodo pada hasil pemeriksaan BPK tahun 2019 nanti tidak ada lagi entitas yang disclaimer atau BPK tidak memberikan pendapat atas laporan keuangannya.

“Kita berharap tahun depan bisa diperbaiki sehingga tidak ada lagi yang TMP, semuanya WTP, juga tidak ada lagi yang Wajar Dengan Pengecualian,” kata Presiden Jokowi.

Sesuai laporan BPK, Presiden Jokowi pernah menyebut di tahun 2018 ini, ada dua entitas, yaitu Kementrian Kelautan dan Perikanan dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) masih disclaimer atas laporan keuangannya di tahun 2017.

“Pada LKPP 2016, ada 6 mengalami TMP, tahun 2017 ada dua. Dua ini siapa saja KKP dan Bakamla, kita sebut saja, sekarang kita terbuka saja,” kata Presiden di dalam suatu acara yang juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan rasa syukurnya serta berterima kasih atas kerja keras yang dilakukan oleh segenap jajaran di kementrian dan lembaga, sehingga ada perbaikan laporan pengelolaan uang negara.

Presiden juga melihat adanya peningkatan dalam jumlah entitas pemeriksaan yang mendapatkan WTP. Di tahun 2016 ada 74 sekarang pada 2017 menjadi 80-an,” demikian kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Terkait dengan penyelesaian atas temuan BPK, sementara itu presiden juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan pada semuanya untuk terus memperbaiki dan membenahi serta menjaga untuk memaksimalkan pengelolaan uang negara.

“Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab konstitusional kita kepada negara. Selain itu juga tentang pertanggungjawaban kita kepada rakyat, masyarakat bahwa yang namanya uang negara merupakan uang rakyat yang harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat serta bersih dari tangan-tangan kotor,” pungkas Jokowi.

(Sumber : https://www.antaranews.com/berita/715787/presiden-berharap-2019-tidak-ada-yang-disclaimer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *