Golkar Menganggap Hasil Pilkada Jabar dan Jateng Tidak Akan Mengancam Jokowi

Partai Golongan Karya

SuaraDemokrasi.com – Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily memberikan pendapatnya bahwa hasil pilkada di Jawa Barat dan Jawa Tengah tidak akan menjadi ancaman bagi perolehan suara Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Dari hasil quick count, di sejumlah lembaga, pasangan Sudrajat – Syaikhu yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan PAN ada di urutan kedua. Mereka bersaing ketat dengan pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum yang ada di posisi pertama.

Padahal di hasil survei sebelumnya di beberapa lembaga survey justru memprediksi Ridwan Kamil – Uu akan bersaing ketat dengan pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Sementara di Jawa Tengah, pasangan yang diusung Gerindra, Sudirman Said – Ida Fauziyah, bersaing ketat dengan pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin.

“Buat kami itu bukan ancaman serius. Walau perlu waspada, ini proses yang dinamis,” ujar Ace ketika ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/6).

“Jangan anggap apa yang terjadi di pilkada Jabar dan Jateng itu sesuatu yang menakutkan bagi Jokowi,” kata Ace.

Menurut Ace kembali, meski pasangan Sudrajat-Syakhu memperoleh suara rata-rata 29 persen, namun perolehan suara dari pasangan calon lain yang didukung partai pemerintah masih lebih banyak, yaitu 71 persen.

“Di Jabar, pasangan Asyik (Sudrajat-Syaikhu) itu 29 persen, tapi di luar Asyik itu ada 71 persen partai pendukung Jokowi,” kata Ace.

Sedangkan di Jawa Tengah, diakui Ace perolehan suara Sudirman Said-Ida Fauziah cukup fenomenal.

Meski demikiat, tingginya perolehan suara tersebut tidak dapat dilepaskan dari pengaruh PKB.

Di sisi lain, ketua umum PKB Muhaimin Iskandar berkali-kali menyatakan akan mendukung presiden Jokowi pada Pilpres 2019.

“Ingat juga bahwa salah satu pendukungnya itu adalah PKB. PKB merupakan salah satu partai pendukung Pak Jokowi,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai bahwa konstelasi di Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah merupakan pencerminan masyarakat pada Pilpres 2019.

Fadli juga mengatakan, meski tidak ada hubungan yang linier antara pilkada dan pilpres karena koalisi partai politik yang sifatnya cair, namun juga tidak sedikit masyarakat yang menginginkan sosok pemimpin baru.

(sumber berita : https://nasional.kompas.com/read/2018/06/29/21073271/golkar-anggap-hasil-pilkada-jabar-dan-jateng-tak-mengancam-jokowi)
(sumber foto : http://cdn2.tstatic.net/aceh/foto/bank/images/golkar.jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *