Usai Resmi Dilantik Jadi Putin Mengajukan Medvedev Untuk Menjabat Jadi Perdana Menteri

Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin yang baru saja dilantik di hari Senin tanggal (7/5/2018), kala itu dirinya juga mengajukan satu nama yang akan dijadikan sebagai perdana menterinya. Seperti yang sudah banyak diduga oleh kebanyakan pihak, Putin yang akan menjabat sebagai presiden Rusia sampai tahun 2024, dirinya mengajukan nama Dmitry Medvedev untuk jadi perdana menteri.

SuaraDemokrasi.com – Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin yang baru saja dilantik di hari Senin tanggal (7/5/2018), kala itu dirinya juga mengajukan satu nama yang akan dijadikan sebagai perdana menterinya. Seperti yang sudah banyak diduga oleh kebanyakan pihak, Putin yang akan menjabat sebagai presiden Rusia sampai tahun 2024, dirinya mengajukan nama Dmitry Medvedev untuk jadi perdana menteri.

Dikutip dari kompas.com, “Putin telah mencalonkan Dmitry Medvedev sebagai perdana menteri dan meminta persetujuan dari Duma,” tulis Kremlin di dalam pernyataannya setelah pengambilan sumpah presiden Putin untuk masa jabatannya yang keempat, pada hari Senin tanggal (7/5/2018

Medvedev, yang saat ini sedang berusia 52 tahun, pernah menjabat sebagai presiden Rusia di masa jabatan sejak tahun 2008 hingga 2012, menggantikan Putin yang tekah menjalani dua masa jabatan berturut-turut. Putin akhirnya kembali menjabat dan menggantikan Medvedev sebagai presiden untuk masa jabatan 2012-2018, sementara itu Medvedev jadi perdana menterinya.

Kontitusi yang ada di negara Rusia memang memberikan izin seseorang untuk menjabat kembali setelah dua kali diangkat sebagai presiden selama tidak berurutan. Banyak sekali pihak yang melihat Putin dengan Medvedev sudah memiliki kesepakatan sejak lama. Hal ini pun akhirnya menimbulkan kekecewaan di hati para rakyat sampai pada akhirnya berhasil mendorong aksi protes yang dipimpin oleh politisi oposisi bernama Alexei Navalny.

Putin dan Medvedev bertemu untuk yang pertama kali di kota asal mereka berdua yaitu Saint Petersburg. Di mana mereka berdua mulai menjadi rekan kerja sejak di Kantor Walikota sekitar tahun 1990-an.

Putin pun akhirnya resmi dilantik kembali menjadi seorang presiden dari Negara Rusia pasca berhasil menang di pemilu yang berlangsung pada 18 Maret tahun 2018. Dirinya berhasil meraih angka sebesar 76,69 persen atau setara dengan lebih dari 56,4 juta suara yang berasal dari pemilih sah.

Dengan Putin yang kembali menjabat presiden untuk masa jabatan yang keempat ini, Putin pun memiliki peluang untuk menjadi seorang pemimpin Negara Rusia yang paling lama setelah Joseph Stalin.

 

Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2018/05/07/23304021/usai-resmi-dilantik-putin-ajukan-medvedev-jadi-perdana-menteri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *