Survei Perilaku Konsumen Menyebut Bahwa Orang Indonesia Paling Percaya Diri Seharian Tanpa Uang Tunai

uang elektronik

SuaraDemokrasi.com – Sebuah survei yang dilakukan untuk mengamati perilaku pembayaran konsumen di negara-negara Asia Tenggara dilakukan oleh VISA setiap tahunnya. Tujuan dari diadakannya survei ini adalah untuk mendapatkan pemahaman mengenai perilaku serta kecenderungan para konsumen dalam melakukan transaksi pembayaran.

Survei tersebut dilakukan secara online di tujuh negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Myanmar. Pada survei tersebut, salah satunya adalah mengenai kemampuan konsumen yang sanggup tanpa menggunakan uang tunai atau cashless.

Hasilnya tentu mengejutkan. Indonesia menduduki posisi pertama yang warganya mampu dan sanggup tanpa uang tunai selama 24 jam. Tingkat kepercayaan diri masyarakat Indonesia ini tanpa menggunakan uang tunai seharian besarnya hampir 76%. Persentase tersebut jika dianalogikan ada 8 dari 10 orang Indonesia sangat survive tanpa memegang uang tunai seharian. Demikian seperti yang diungkapkan Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurahman di Jakarta, kemarin Rabu (23/5).

Dikatakan kembali oleh Riko bahwa orang Indonesia telah terbiasa melakukan transaksi nontunai dalam berbagai keperluan. Seperti misalnya membeli makanan, membayar ojek atau taksi online, hingga belanja di e-commerce. Bahkan termasuk pembayaran tol pun kini sudah menggunakan e-toll yang lebih efektif dan menambah jumlah transaksi nontunai.

Hasil keseluruhan survei tersebut menyebutkan, Singapura ada di urutan ketiga. Peringkat kedua diraih oleh Filipina yang persentasenya sebanyak 69%. Selanjutnya di peringkat keempat hingga ketujuh secara berturut-turut adalah Vietnam sebanyak 66%, Thailand 63%, Malaysia 61%, dan di posisi juru kunci adalah Myanmar sebanyak 45%.

Pada hasil studi yang sama berkaitan dengan uang non tunai ini, Indonesia juga menunjukkan 45% dari responden Indonesia untuk menginginkan negara ini sama sekali tak ada uang tunai. Sebanyak 57 responden Indonesia menyatakan bahwa mereka telah memulai untuk meninggalkan uang tunai untuk melakukan transaksi. Mereka beranggapan menggunakan uang elektronik lebih aman dengan menggunakan kartu pembayaran.

Ada yang lebih menarik lagi, bahwa sekitar 85% responden Indonesia menyatakan dengan menggunakan pembayaran digital melalui smartphone sebagai alat pembayaran berbagai kebutuhan belanja, pesan taksi online, bahkan membayar makan di restoran lebih aman, praktis, dan fleksibel.

(Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/24/050600026/orang-indonesia-paling-percaya-diri-seharian-tanpa-uang-tunai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *