Resmi Beroperasi Pesawat Kepresiden Mendarat di Bandara Kertajati

Bandara Kertajati

SuaraDemokrasi.com – Presiden Joko Widodo pada Kamis (24/5) dengan menumpangi pesawat kepresidenan mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Majalengka. Pendaratan pesawat kepresidenan tersebut menandai beroperasinya Bandara Kertajati secara resmi. Dalam pernyataannya, presiden mengucap syukur atas beroperasinya bandara Kertajati dengan ditandai pendaratan perdana pesawat kepresidenan di bandara Internasional Kertajati.

Sebelumnya telah dilakukan serangkaian uji coba yang dilakukan. Jokowi mengharapkan dengan beroperasinya bandara Kertajati mampu melayani kebutuhan masyarakat yang ingin ke Jawa Barat. Selain itu juga terdapat peningkatan perekonimian untuk masyarakat Jawa Barat. Dalam sambutannya, presiden juga mengharapkan adanya dampak ekonomi bagi kabupaten Majalengka dan Jawa Barat secara keseluruhan.

Pembangunan bandara internasional Jawa Barat Kertajati juga bisa menjadi salah satu proyek percontohan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pasalnya, pembangunannya tersebut melibatkan banyak pihak, diantaranya pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan juga swasta. Bagi Jokowi, model pembangunan yang seperti itulah akan terus dilakukan di daerah-daerah lain supaya percepatan pembangunan segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

Disebut bahwa bandara internasional Jawa Barat Kertajati ini merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia, setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Luas dari bandara Kertajati ini mencapai 1800 hektar. Pembangunannya dimulai pada tahun 2014 yang dimulai dengan pembangunan runway sepanjang 2500 meter x 60 meter disertai pararel taxiway sepanjang 2750 meter x 25 meter yang telah selesai dibangun pada akhir 2017.

Ukuran landas pacu yang begitu luas itu, nantinya, di bandara tesebut mampu melayani operasional pesawat A330. Tidak hanya itu saja, rencananya landas pacu itu akan dipanjangkan hingga 3200 x 60 meter supaya mampu melayani operasional pesawat sipil terbesar di dunia seperti Airbus A380, Boeing B727, dan juga B777.

Apron di bandara Kertajati memiliki luas 397.890 meter persegi yang mampu menampung 10 parking stand pesawat jet narrow body. Bagi penumpang dan kargo, di bandara ini nanti akan menjadi embarkasi haji bagi masyarakat Jawa Barat dan sebagian masyarakat dari Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *