Pertemuan Donald Trump dengan Kim Jong Un Batal

Donald Trump Kim Jong Un

SuaraDemokrasi.com – Donald Trump mengumumkan pembatalannya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Trump menyampaikan pembatalannya tersebut melalui surat yang dilayangkan kepada Korea Utara. Sebelumnya di Twitter pada 10 Mei lalu, Trump mengungkap akan bertemu dengan Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Di dalam suratnya tersebut, Trump menyatakan peluang untuk menggelar pertemuan empat mata dengan pemimpin Korea Utara tidak akan terealisasi. Trump menyatakan bahwa pembatalan itu melihat adanya arogansi yang diperlihatkan oleh Kim Jong Un belakangan ini, membuatnya untuk membatalkan pertemuan tersebut.

Presiden berusia 71 tahun itu juga menyinggung perihal kemampuan nuklir milik Korea Utara tidak sebanding dengan milik AS yang jauh lebih besar. Dalam pernyataannya tersebut, bahwa nuklir AS jauh lebih hebat dan kuat dan berharap dari doa kepada Tuhan untuk tidak menggunakannya.

Lebih lanjut, Trump juga berharap bisa bertemu Kim Jong Un suatu saat nanti. Keyakinannya pada pertemuannya ini akan terjadi dialog yang positif jika bisa bertemu. Presiden yang berasal dari Partai Republik juga mengucapkan terimakasih kepada Kim Jong Un, yang telah melepaskan tiga warga negaranya yang ditahan.

Dalam suratnya tersebut, juga diungkapkan bahwa momen pembatalan ini merupakan hal yang paling menyedihkan dalam sejarah. Trump juga mengharapkan balasan secara langsung dari Kim Jong Un. Setelah menerima surat dari Donald Trump, Korea Utara kembali bersikap keras dalam dua pekan terakhir, setelah AS dilaporkan tengah menggelar latihan militer dengan Korea Selatan.

Laporan yang diterima itu, membuat Korea Utara membalasnya dengan tidak elok, yakni membandingkan kapasitas nuklir mereka dengan Libya. Korea Utara mengklaim bahwa mereka sebagai pemilik senjata nuklir. Lebih lanjut, latihan militer yang digelar serta ucapan Bolton membuat Korea Utara mengancam akan membatalkan pertemuannya dengan AS.

Ancaman Korea Utara ini diakibatkan karena diketahui AS melakukan latihan gabungan dengan Korea Selatan yang diklaim sebagai bagian dari program pelatihan rutin tahunan. Dimana dalam latihannya tersebut melibatkan 100 pesawat tempur, termasuk 8 pesawat tempur F-22 dan sejumlah pesawat bomber B-52, serta jet F-15K.

(Sumber : https://internasional.kompas.com/read/2018/05/16/08153711/korut-ancam-batalkan-rencana-pertemuan-dengan-trump)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *