Pengacara Korban First Travel Meminta Bos First Travel Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara

Andhika Surachman

SuaraDemokrasi.com – Tim Advokasi Penyelamatan Dana Umrah meminta kepada tiga bos First Travel, Andhika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas apa yang telah diperbuatnya. Ketua Tim Advokasi Penyelamatan Dana Umrah, Lutfi Yazid mengatakan, bahwa atas perbuatannya dari ketiga orang tersebut sebanyak 63.310 orang gagal untuk berangkat umroh. Akibatnya kerugian telah mencapai sekitar Rp 1 triliun.

“Fakta persidangan secara jelas dan terang membuktikan bahwa para terdakwa ini telah melakukan kejahatan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang. Maka oleh karenanya, sudah sepantasnya jika mereka dijatuhi hukuman penjara maksimal 20 tahun sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” ujar Lutfi di dalam keterangan tertulisnya, pada Rabu (30/5).

Tidak hanya itu saja, Lutfi juga menjelaskan bahwa para korban meminta supaya uang yang telah disetorkan kembali secara utuh. Para korban mengharapkan transparansi mengenai aset-aset First Travel yang telah disita. Harapan para korban, JPU selaku pihak eksekutor negara segera mengembalikan uang para jamaah secara penuh.

“Korban-korban jemaah First Travel ini mengharap supaya majelis hakim juga mampu menangkap suasana batin dari para jamaah yang gagal berangkat, menangkap aspirasi keadilan untuk para jamaah, serta mengambil keputusan dengan cara komprehensif dan seadil-adilnya,” lanjut Lutfi.

Kuasa hukum korban First Travel juga berharap, bahwa Kementrian Agama hendaknya untuk tidak cuci tangan. Pasalnya kasus ini tak akan terjadi bila instansi tersebut mampu menjalankan fungsinya secara maksimal sebagai regulator serta supervisor dari pelakasanaan ibadah umroh.

Bila dari lingkungan Kementrian Agama mengabaikan, maka tidak mustahil akan muncul kasus serupa yang tentunya mengakibatkan kerugian serta dampak yang lebih masif.

(Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/30/102000426/pengacara-korban-minta-bos-first-travel-dihukum-20-tahun-penjara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *