Meski Terdapat Revisi, Menhub Tetap Rekomendasikan Adanya Tambahan Libur Lebaran

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan atau Menhub memberikan komentar cukup banyak pada saat ditanya mengenai kabar cuti lebaran yang akan dilakukan oleh pemerintah. Dirinya juga menyerahkan semua keputusannya kepada Menteri Koordinator atau Menko bagian bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani

SuaraDemokrasi.com – Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan atau Menhub memberikan komentar cukup banyak pada saat ditanya mengenai kabar cuti lebaran yang akan dilakukan oleh pemerintah. Dirinya juga menyerahkan semua keputusannya kepada Menteri Koordinator atau Menko bagian bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Dikutip dari kompas.com, “Saya serahkan koordinasi di Menko. Saya sudah menyampaikan preferensi saya itu libur,” ujar Budi Karya kepada para awak media saat berada di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada hari Selasa tanggal (1/5/2018).

Untuk preferensi Budi Karya menyebutkan hak tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa penambahan waktu cuit pada lebaran 2018 dianggap bisa mengurangi kemacetan pada saat arus mudik lebaran atau hari rata. Berdasarkan pendapatnya, apabila 30 hingga 40 persen dari masyarakat memakai waktu tambahan cuti bersama sebanyak tiga hari untuk pulang kampung, maka hal ini tentunya akan mengurai kemacetan yang terjadi.

Dikutip dari kompas.com “Katakanlah misalnya 40 persen yang pulang pada hari tambahan cuti bersama itu maka akan sangat membantu sekali,” penjelasan tambahan Budi Karya. Sebelumnya juga diberitakan bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur memebrikan pernyataan bahwa pemerintah belum memberikan keputusan terkait dengan revisi penambahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Ini mau di rapat koordinasikan lagi. Jadi (akan dirapatkan) oleh Menag, Menaker, dan Menpan RB,” jelas Asman pada saat berada di sela-sela acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 di Jakarta, hari Senin, tanggal (30/4/2018).

Asman menuturkan, pemerintah sudah menerima berbagai masukan dari banyak pihak. Oleh sebab itu, rapat lanjutan tentang cuti bersama Lebaran ini akan dilakukan berdasarkan masukan beserta realisasinya akan seperti apa.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan adanya penambahan cuti bersama Lebaran 2018 sebanyak 3 hari, yang diubah menjadi 7 hari dari sebelumnya 4 hari. Namun, keputusan tersebut dikabarkan bakal direvisi. Penambahan cuti bersama pada Lebaran pada tahun 2018 yang sebelumnya tertuang lewat perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018.

 

 

Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/01/201631826/meski-ada-revisi-menhub-tetap-rekomendasikan-ada-tambahan-libur-lebaran

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *